ATLIT PANAHAN LAMANDAU WAKILI INDONESIA DI PARAGAMES FILIPINA

oleh -383 views

Nanga Bulik – Dayak News

Atlit Cabang Olah raga (Cabor) Panahan dari Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Fitriansyah, sudah dapat dipastikan meraih 1 tiket untuk mewakili Indonesia pada event Paragames tahun 2019 mendatang di Filipina.

Pelatih Cabor Panahan Kabupaten Lamandau, Sapriatno Ladan, mengatakan bahwa, pada saat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan NPC tahun 2018, yang dilaksanakan dari tanggal 12 Desember sampai dengan 16 Desember 2018 di Kota Solo, atlit panahan asal Kabupaten Lamandau atas nama Fitriansyah, telah berhasil memperoleh 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada pelaksanaan kejurnas tersebut.

“Fitriansyah yang juga sekaligus meraih 1 tiket pelatnas Panahan yang akan mewakili Indonesia pada Paragames di Filipina tahun 2019 mendatang,” kata Sapriatno, di Nanga Bulik, Minggu (16/12/18).

Ditambahkannya, Fitriansyah, pada saat kejurnas Panahan NPC tahun 2018 di Kota Solo tersebut telah berhasil meraih 1 medali perak pada kelas Compound total qualification putra, dan 1 medali perunggu pada kelas aduan perorangan putra.

“Sebagai pelatih, saya juga merasa sangat bangga sekali atas apa yang telah diraih oleh Fitriansyah untuk memberikan hasil yang maksimal, terlebih lagi Fitriansyah akan mewakili Indonesia pada Paragames di Filipina tahun 2019 mendatang,” bebernya.

Terlebih lagi Fitriansyah bukan hanya mewakili Indonesia pada Paragames di Filipina tersebut, akan tetapi juga Fitriansyah juga telah mengharumkan nama Kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini dikanca Nasional maupun Internasional.

Terpisah, atlit cabor panahan, Fitriansyah, menyebutkan, bahwa apa yang telah diperoleh dan diraih oleh dirinya tersebut selama ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak seperti halnya Pemkab Lamandau, KONI Lamandau, serta doa restu dari masyarakat Kabupaten Lamandau.

“Kedepan, menjelang persiapan pelatnas Paragames di Filipina tahun 2019 mendatang, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Lamandau pada khususnya,” pungkas Fitriansyah. (Dayak News/Fuad/BBU).

BACA JUGA :  PEMERINTAHAN DESA HARUS PROAKTIF UNTUK MENGGALI PONTENSI YANG ADA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *