DATA LEMAH, SENGKETA LAHAN DI BARSEL MENINGKAT

oleh -7 views

Buntok, 18/3/2020 (Dayak News). Sengketa lahan ada kecondongan terjadi peningkatan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Salah satu penyebabnya akibat data pertanahan masyarakat itu sendiri yang lemah.

Hal itu diakui oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Satya Titiek Atyani Djoedir menjawab wartawan usai rapat teknis pendaftaran tanah di Barsel,Selasa (17/18/2020).

Dikatakan, lemahnya data administrasi pertanahan atas hak menjadi membuat sengketa terjadi. Seringkali tumpang tindih kepemilikan secara administrasi dan penguasaan tanah di lapangan, kata Aty Djoedir.

Semoga melalu pelaksanaan rapat teknis bisa membuka wawasan dan meningkatkan kemampuan pengetahuan para aparatur pemerintahan tentang prosedur serta manfaat dari pendaftaran tanah.

Konflik sengketa lahan dapat dihindari apabila pemahaman aparatur pemerintah dan warga jelas mengenai hukum agraria yang disertai dengan tata kelola sistem administrasi dan manajemen pertanahan yang mumpuni, meliputi inventarisasi dan pencatatan.

“Upaya-upaya peningkatan pemahaman tentang hukum pertanahan atau agraria serta tata kelola yang baik khususnya di kalangan aparatur pemerintah sangat diperlukan. Supaya administrasi pertanahan bisa tertib, agar sengketa lahan tidak terjadi,” tandasnya.

Ditambahkan, belakangan ini kasus pertanahan muncul ke permukaan dan menjadi konflik sosial yang berkepanjangan.

Dikatakan, secara umum, penyebab munculnya kasus-kasus pertanahan itu diantaranya karena kondisi masyarakat yang semakin sadar dan peduli akan kepentingan atau haknya, namun tidak dibarengi dengan tertib administrasi pertanahan.

Penyebab lainnya, lantaran harga tanah meningkat dengan cepat, iklim keterbukaan yang digariskan pemerintah, dan investasi yang semakin berkembang.

Maka melalui rapat teknis ini, perlu digali secara mendalam letak dan peran serta pemerintah daerah dalam proses pendaftaran tanah, dan kendala-kendala yang mungkin saja bisa muncul. Sehingga, semua permasalahan tumpang tindih lahan bisa dihindari.(Pr/BBU).

BACA JUGA :  PDIP BARSEL LAPORKAN PENYEBAR HOAX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *