KABID HUMAS POLDA SAMBANGI DESA MABUAN

oleh -18 views
KABID HUMAS POLDA SAMBANGI DESA MABUAN 1

Buntok, 12/6/2020 (Dayak News). Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Pol Hendra Rochmawan menyambangi Polres Barito Selatan (Barsel) atau tepatnya Desa Mabuan Kecamatan Dusun Selatan, Jum’at (12/6/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka melihat langsung kesiapan Desa Mabuan yang dipercaya menjadi wakili Barsel dalam mengikuti lomba Desa Pantang Menyerah’ atau ‘Lewu Isen Mulang’ yang diselenggarakan oleh Polda Kalteng, dalam rangka memperingati HUT Ke-74 Bhayangkara Tanggal 1 Juli 2020.

Sebagaimana dijelaskan oleh Hendra Rochmawan, giat lomba tersebut bertujuan mengangkat kearifan lokal dari hasil karya masyarakat yang tinggal di pedesaan itu sendiri.

“Lomba tersebut nantinya ada tiga kategori, yaitu ‘Lewu Pelep Apui’ yang artinya desa melawan api (kebakaran hutan dan lahan), kategori kedua adalah ‘lewu losok parei’ yang artinya sebagai desa lumbung pangan maksudnya desa yang mampu menyediakan ketahanan pangan mandiri, serta ‘lewu tolok peres corona’ atau desa melawan virus corona,”kata Kombes Pol Hendra Rochmawan SIK kepada awak Media disela kunjungannya di Barsel.

Pria yang pernah menjabat Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Tjilik Riwut itu menjelaskan kepada seluruh warga Mabuan, bahwa lomba desa ini dilaksanakan bersamaan dengan desa-desa di seluruh Indonesia, untuk jadi desa tangguh se-Nusantara.

Konsep lomba ‘lewu isen mulang’ sendiri, dijelaskan oleh perwira polisi berpangkat tiga melati ini, agak berbeda dengan daerah yang lain, karena stigma dari Kalteng itu tiap tahun merupakan penyumbang asap, baik bagi regional maupun internasional. Maka Polda memutuskan untuk memuat juga konsep lomba ketahanan terhadap Karhutla, sebagai salah satu sektor penilaian.

“Nah kita mencoba memutus mata rantai ini dengan membangun lewu belep apui yaitu desa melawan api karhutla, sebagai kriteria pertama dalam lomba desa nantinya,” tutur Hendra.

Karena saat ini pemerintah sedang menggalakkan atau mencoba bersama-sama menjadikan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional utamanya padi, maka diharapkan agar seluruh warga juga mampu untuk menyediakan pangan di daerahnya utamanya desa masing-masing.

“Disini kita menyebutnya ‘lewu loso parei’ desa lumbung pangan, sebagaimana kita lihat disini di desa Mabuan, apa yang sudah dicontohkan oleh pak Kapolres, Camat dan Kepala Desa, juga ada Babinsa dan Kapolsek,” imbuhnya.

Hendra juga mengakui, bahwa dalam kategori ketiga ‘Lewu Tolak Peres Korona’ desa menolak virus Corona, juga sudah terpenuhi oleh desa Mabuan.

“Ini menjadikan Ketiga kekuatan besar ada di satu desa dan ini sudah dicontohkan oleh desa Mabuan saat ini,” katanya

“Kita tadi di depan (gerbang desa – red) sudah disiapkan oleh kepala desanya ember untuk cuci tangan, nanti dibagikan gratis dan setiap rumah warga didepan rumahnya sudah punya itu semua, sehingga new normal ini diharapkan bisa tercapai,” kata Hendra.

Sementara itu, untuk di tingkat Kalteng sudah tercatat sedikitnya ada 1.535 desa dari masing-masing kabupaten dan kota yang sudah mengajukan perwakilannya untuk diikut sertakan dalam lomba, termasuk desa mabuan yang diajukan oleh Kapolres Barsel.

“Semoga Desa Mabuan ini bisa menjadi contoh bagi desa yang lain,” harapnya. (Ren/Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *