AKSI WARGA LAPOR PT BNJM ADALAH MURNI, TANPA PERINTAH SIAPAPUN

oleh -
oleh
AKSI WARGA LAPOR PT BNJM ADALAH MURNI, TANPA PERINTAH SIAPAPUN 1
Mardianto

Tamiang Layang (Dayak News) – Aksi pelaporan dugaan pelanggaran aturan Hukum, PT. Bangun Nusantara Jaya Makmur (BNJM) yang dipolisikan oleh tiga orang warga Barito Timur (Bartim) Propinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ke Mabes Polri itu adalah murni aksi masyarakat tanpa perintah siappun.

“Ya, laporan yang disampaikan karena ada dugaan kuat PT. BNJM selaku pemegang IUP – OP sektor komoditi batu bara, yang beroperasi Kecamatan Patangkep Tutui, Kecamatan Awang dan Kecamatan Paku, dengan pelabuhan yang masuk diwilayah Kecamatan Paju Epat tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak ada perintah atau sponsor apapun,” kata Mardianto (49) di Tamiang Layang, Minggu (16/10/2022).

Ia mengatakan dirinya bersama M. Kornelius (65) dan T Badowo yang menyerahkan laporan ke Mabes Polri di Jalan Trunojoyo No. 3. Jakarta Selatan, Jumat 7 oktober 2022 dan dilanjutkan pengaduan ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Gedung Manggala Wanabakti Blok I. Lantai 3 Jalan Jenderal Gatot Subroto yang alalu ini, sangat mereas berkeberatan jika dikatakan disuruh atau diperintah oleh seseorang untuk melakukan kegiatan itu, katanya.

Ditambahkan dia, dikatakan kami dikataka diperintah atau disuruh oleh seorang pengusaha Hengky A Garu itu adalah tidak benar, sebab aksi kami ini murni kami lakukan sendiri yang berangkat dari keperihatainan atas adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PT BNJM yang kami nilai secara terstruktur dan massif, imbuhnya.

Sementara itu Hengky A Garu selaku pengusaha di Barito Timur, kepada Media ini, Minggu (16/10/2022) tidak tahu menahu aksi yang oleh Mardianto Cs, yang melaporkan PT BNJM itu, apalagi kalau disebutkan dirinya melaporkan seorang oknum Bernama Harles Priadi alias Amat, setahu saya Mardianto CS melaporkan korporasi PT BNJM dan tidak ada menyembutkan oknum tertentu, katanya.

BACA JUGA :  CEGAH COVID-19, PEMKAB BARTIM BANGUN POSKO PERBATASAN KALSELTENG

Dengan tuduhan ini, dirinya merasa sangat dipojokkan, untuk itu dirinya meminta saudara Harles Priadi alias Amat untuk memberikan klarifikasi dan mencabut pernyataannya itu, sebelum jam 12 Senin (17/10/2022) besok, kalau tidak terpakas pihaknya akan melakukana Langkah-langkah hukum, tegasnya.

Sebagaimana dikatahui saat ini laporkan terhadap PT. BNJM yang dilakukan Mardianto Cs berdasarkan data dan fakta bahwa perusahaan tersebut telah lalai dalam memperhatikan lingkungan hidup, dan diduga ada permufakatan dengan saudara Sugito L sebagai mana surat pernyataan 21 mei 2022, dan patut diduga ada praktik menambang diluar IUP – OP PT. BNJM.

PT. BNJM diduga melakukan permufakatan dengan Sugito untuk melakukan penambangan diluar IUP – OP PT. BNJM. Karena jika tidak ada permufakatan tentu sekali pihak BNJM telah melapor atas terjadinya penambangan secara illegal. disamping pelanggaran penambangan dalam IUP – OP diduga kuat PT. BNJM belum sempurnakan kelengkapan perizinan ketentuan jalan khusus dan pelabuhannya, dibuktikan sampai saat belum ada peresmian oleh Pemerintah.(ani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.