CALON PENERIMA BPUM KECEWA PELAYANAN BRI TAMIANG LAYANG

oleh -20 views
CALON PENERIMA BPUM KECEWA PELAYANAN BRI TAMIANG LAYANG 1

Tamiang Layang (Dayak News)– Para calon penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, merasa dikecewakan oleh pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tamiang Layang. yang membatasi pelayanan hanya bagi 20 orang saja perhari.

“Kami sebagai calon penerima bantuan produktif usaha mikro sangat kecewa atas pelayanan BRI Unit Tamiang Layang yang terkesan setengah hati memberikan pelayanan bagi masyarakat di daerah itu,” kata Ahmad Seorang Calon Penerima BPUM dari Kecamatan Paju Epat,di Tamiang Layang, Rabu (21/4/2021).

Menurut Ahmad dengan pembatasan pelayanan hanya bagi 20 orang pada tiap harinya ini sangat mengecewakan masyarakat, yang telah jauh-jauh datang tetapi tidak bisa mengurus pencairan dana BPUM dan harus menunggu hari berikutnya, iya kalau dapat jatah antrian lagi, keluhnya.

Ditambahkan dia, kami kecewa selain adanya pembatasan pelayanan untuk 20 orang ini, tetapi juga sikap arogansi petugas keamanan BRI yang kasar dan membentak-bentak calon penerima BPUM, dengan dalih menjaga protokol kesehatan itu kurang tepat sebab dengan pembatasan ini justru menimbulkan kerumunan orang yang berebut nomor antri yang hanya 20 itu, imbuhnya.

Dikatakan dia, semestinya BRI Unit Tamiang Layang bijak dengan tetap memberikan pelayanan kepada siapa pun calon penerima BPUM yang datang sepanjang mematuhi protokol kesehatan dan tidak hanya membatasai pelayanan bagi 20 orang saja, kasihan yang datang dari jauh harus bolak balik ke Tamiang Layang tapi tak bisa diterima BRI, ucapnya yang diamini warga yang lain dengan mimik kecewa.

Sebagaimana diketahui pencariran BPUM ini dimulai Senin (19/4/2021) setelah para calon penerima mendapat pemberitahuan dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Timur dan notifikasi dari BRI untuk melakukan proses konfirmasi pencairan dan BPUM ke BRI Unit Tamiang Layang, dan sayangnya bayak yang kecewa setelah BRI Unit Tamiang Layang hanya membatasi pelayan hanya bagi 20 orang saja pada setiap hari.

Berdasarkan pantauan media ini di kantor BRI Unit Tamiang Layang, tampak banyak kerumunan orang yang berebut nomor antri yang hanya 20 saja, sehingga menimbulkan kekecewaan banyak orang terlebih pelayan petugas keamanan yang kasar dengan membentak warga yang mau mendapatkan nomor antri.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan Pimpinan BRI Unit Tamiang Layang, belum berhasil ditemui atau dihubungi, hanya menurut petugas keamanan (satpam) bapak sedang sibuk dan tidak bisa ditemui. (ani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *