MELALUI JMS, JAKSA EDUKASI PELAJAR TENTANG HUKUM DAN PROTOKOL KESEHATAN

oleh -6 views
MELALUI JMS, JAKSA EDUKASI PELAJAR TENTANG HUKUM DAN PROTOKOL KESEHATAN 1
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Barito Timur

Tamiang Layang (Dayak News) – Kejaksaan Negeri Barito Timur mengelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang merupakan program Kejaksaan Agung RI dan jajaran korps Adhyaksa diseluruh wilayah Indonesia ini dimanfaatkan sebagai sara edukasi hukum dan protokol kesehatan.

“Momen JMS atau Jaksa Masuk Sekolah, kita manfaatkan untuk menedukasi para pelajar tentang hukum serta protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannangan di Tamiag Layang, Selasa (25/5/2021)

Kajari Daniel mengatakan program JMS merupakan kegiatan kejaksaan untuk memberikan penyuluhan kepada para pelajar mengenai kepatuhan hukum dan perundang-undangan, dan berhubung saat ini masa pandemi Covid-19, kegiatan penyuluhan hukum juga disisipi dengan edukasi tentang protokol keaehatan, katanya

MELALUI JMS, JAKSA EDUKASI PELAJAR TENTANG HUKUM DAN PROTOKOL KESEHATAN 2

Ditambahkan dia, kegiatan ini merupakan upaya inovasi dan komitmen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar, imbuhnya

Dikatakan dia, mengingat kejaksaan merupakan lembaga pemerintah yang menjalankan kekuasaan dibidang penegakan hukum turut mempunyai tanggung jawab moril memajukan gerasi muda para pelajar untuk senantiasa mengerti dan memahami tentang hukum dan permasalahan yang terjadi, ucapnya

Selanjutnya, kata Daniel, kejaksaan juga memandang bahwa pelajar merupakan gerbong utama dari suatu generasi muda yang mempunyai posisi dan peran strategis dalam pembangunan yang akan menentukan arah dan tujuan suatu negara di masa yang akan datang, artinya masa depan suatu bangsa dan negara akan ditentukan dari kesiapan dan kemampuan serta kualitas dari para pelajar

Pada kesempatan itu Kajari Barito Timur Daniel Panannangan berharap selain memahami masalah hukum ditengan Pandemi Covid-19 ini para pelajar harus memahami batapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan, dengan begitu para pemuda dapat menjadi garda terdepan dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita tak cukup hanya menghimbau, tetapi haru melakukan sesuatu. Termasuk melibatkan kaum muda sebagai agen utama perubahan, pungkasnya. (ani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.