PEMUDIK LEWAT JALUR SUNGAI MENINGKAT TAJAM

oleh -22 views

PONTIANAK, 29/5/19 (Dayak News). Sejak beberapa hari terakhir ini jumlah warga yang mudik lebaran ke daerah kabupaten lewat jalur sungai mengalami peningkatan yang cukup tajam. Pada hari biasa jumlah penumpang speed boad (kapal cepat sungai red) tujuan Pontianak – Sukada Kabupaten Kayong Utara hanya berkisar 70 – 80 persen, namun menjelang lebaran ini penumpang mencapai 100 persen. Hal itu dikatakan Slamet (40) salah seorang petugas perusahaan jasa angkutan sungai kepada wartawan di pelabuhan Kapuas Besar Pontianak pada Selasa (28/5/19). Ia mengatakan, sejak beberapa hari terakhir ini jumlah penumpang lewat jalur sungai mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Peningkatan itu terjadi karena sekarang sudah menjelang perayaan hari lebaran. Dimana warga masyarakat yang merayakan lebaran di kampung halaman sudah mulai mudik. Diperkirakan puncak mudik lebaran lewat jalur sungai ini akan terjadi H-2. Dikatakan demikian karena jarak tempuh dari Kota Pontianak hingga ke daerah pedalaman lewat jalur sungai paling lama yaitu 5 – 6 jam. Selanjutnya warga biasanya melanjutkan perjanan hingga sampai ke rumah dengan menggunakan jaur darat yaitu kendaraan roda dua atau bus angkutan darat. Seperti ke daerah Sukadana dimana jarak tempuh dari Kota Pontianak menuju Sukadana Kabupaten Kayong Utara sekitar 4- 5 jam perjalanan. Selanjutnya warga melanjutkan perjalanan dengan kendaraan roda dua menuju kampung halaman. Peningkatan penumpang lewat jalur sungai ini terjadi karena pengaruh mahalnya harga tiket pesawat. Selain itu perjalanan dari Kota Pontianak menuju Sukadana lebih efektif melalui jalur sungai sementara jalur darat masih sangat jauh dan masih banyak jalan yang rusak. Pihaknya mengharapkan kondisi Kalbar dapat tetap aman dan kondusif seperti sekarang ini. Sehingga warga yang merayakan lebaran merasa aman dan tenang tanpa gangguan apapun. Hal ini penting karena sekarang ini masih dalam tahapan atau proses Pemilu. Selain itu beberapa hari yang lalu Kota Pontianak sempat terjadi keributan massa dalam rangkaian proses pemilu, namun hal itu sudah dapat diatasi dan diamankan oleh aparat keamanan sehingga keributannya tidak sampai meluas hingga ke daerah kabupaten.(Dayak News/SOS/BBU).

BACA JUGA :  PEMPROV KALBAR DUKUNG PEMBANGUNAN PLTN DI KALBAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *