KETIMPANGAN DAN KEMISKINAN DI KALTENG PERIODE MARET 2021

oleh -
KETIMPANGAN DAN KEMISKINAN DI KALTENG PERIODE MARET 2021 1

Palangka Raya (Dayak News) – Pada Maret 2021, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Kalimantan Tengah yang diukur dengan Gini Ratio sebesar 0,323 poin. Angka ini meningkat 0,003 poin jika dibandingkan September 2020
yang sebesar 0,320.

Gini Ratio di wilayah perkotaan tercatat 0,353 atau turun 0,004 poin dibanding September 2020 yang sebesar 0,357. Gini Ratio di wilayah perdesaan pada Maret 2021 tercatat 0,292 atau naik 0,002 poin dibandingkan September 2020.

Tingkat Ketimpangan Penduduk Kalimantan Tengah Maret 2021 Naik Menjadi 0,323 Ketimpangan di daerah perkotaan menurun, namun di perdesaan meningkat. Distribusi pengeluaran penduduk pada kelompok 40 persen terbawah di Maret 2021 tercatat 20,52 persen, masuk kategori tingkat ketimpangan rendah. Ditinjau menurut wilayah, distribusi
pengeluaran penduduk 40 persen terbawah di wilayah perkotaan sebesar 18,80 persen, masih berada dalam kategori ketimpangan rendah. Sedangkan untuk wilayah perdesaan, persentase distribusinya yaitu 22,11 persen, tergolong ketimpangan rendah.

KETIMPANGAN DAN KEMISKINAN DI KALTENG PERIODE MARET 2021 2

Salah satu metode untuk mengukur ketimpangan pengeluaran penduduk adalah Gini Ratio. Penghitungan Gini Ratio didasarkan pada Kurva Lorenz, yaitu kurva pengeluaran kumulatif yang membandingkan distribusi nilai pengeluaran konsumsi dengan distribusi Uniform (seragam) yang mewakili persentase kumulatif penduduk. Gini Ratio dapat menunjukkan ketimpangan yang dihitung berdasarkan kelas pendapatan. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0 dan 1. Angka Gini Ratio yang semakin tinggi atau mendekati angka satu, menunjukkan tingkat ketimpangan semakin tinggi.

Telaah berdasarkan wilayah, memperlihatkan persentase pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah di wilayah perkotaan periode Maret 2021 tercatat sebesar 18,80 yang berarti termasuk dalam kategori ketimpangan rendah. Angka ini lebih rendah dibanding September 2020 yang sebesar 19,07 persen namun lebih tinggi dari angka Maret 2020 yang sebesar 18,39 persen. Sementara itu di wilayah perdesaan, persentase pengeluaran penduduk kelompok penduduk 40 persen terbawah periode Maret 2021 tercatat 22,11 persen yang berarti juga masuk dalam kategori ketimpangan rendah. Angka ini lebih rendah dibandingkan September 2020 maupun Maret 2020 dengan nilai masing-masing 22,39 persen dan 22,44 persen.

KETIMPANGAN DAN KEMISKINAN DI KALTENG PERIODE MARET 2021 3

Demikian rilis Berita Resmi Statistik dari Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, yang disampaikan secara daring, oleh Kepalanya Eko Marsoro, Kamis (16/7), siang.(CPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.