BUPATI LAMANDAU MINTA WARGA SELALU WASPADAI ORANG TAK DIKENAL

oleh -39 views

Nanga Bulik, 12/6/19 (Dayak News). Terkait dengan telah ditangkapnya terduga jaringan teroris oleh anggota Densus 88 Satuan Wilayah (Satwil) Polda Kalteng, di Kota Palangka Raya. Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Hendra Lesmana, meminta kepada segenap warga masyarakat yang ada diwilayah setempat agar selalu waspada terhadap orang-orang yang tidak dikenal maupun segala hal yang mencurigakan.

“Saya ingatkan kembali, agar kita semua tetap selalu menjaga situasi keamanan disetiap lingkungannya masing-masing. Karena belum lama ini, Densus 88 Anti Teror Satwil Polda Kalteng telah berhasil menangkap beberapa orang di Jalan Pinus Permai III, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya yang diduga sebagai jaringan teroris,” kata Hendra, di Nanga Bulik, Selasa (11/6/19).

Menurut orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba tersebut, hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah guna mengantisipasi segala sesuatu hal yang tidak diinginkan guna menjaga situasi Kamtibmas yang selama diwilayah setempat sudah berjalan dengan aman dan kondusif.

“Sekali lagi saya mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar senantiasa selalu mengawasi warga pendatang baru, terlebih lagi apabila gerak-geriknya sangat mencurigakan. Dan wajib diberlakukan kewajiban lapor 1 x 24 jam khususnya bagi warga pendatang yang baru secara ketat,” tegasnya.

Selain itu juga, kepada segenap lapisan masyarakat Kabupaten Lamandau agar selalu mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) disetiap lingkungannya masing-masing, sebagai salah satu bentuk kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan yang sekaligus untuk menangkal faham radikal yang tengah mengintai.

Kemudian, kepada seluruh Lurah, Kepala Desa (Kades), Ketua RW dan Ketua RT, agar selalu memantau secara terus menerus tentang keberadaan orang baru yang tidak dikenal, karena mengingat para pelaku aksi terorisme tersebut bisa mempengaruhi masyarakat setempat. Kondisi ini menunjukan bahwa setiap saat dan siapa pun, bisa terjebak untuk masuk kedalam jaringan terorisme tersebut.

BACA JUGA :  PELANTIKAN 18 KADES TERPILIH 10 DESEMBER 2018

“Jangan sampai ada salah satu dari anggota keluarga kita yang terjerumus masuk didalam kelompok jaringan teroris tersebut, karena perilaku tersebut merupakan musuh negara yang merusak moral bangsa dan negara kita selama ini. Jadi kalau ada orang yang sama sekali tidak dikenal dan perilakunya sangat mencurigakan agar secepatnya untuk segera melapor kepada pihak aparat desa setempat maupun kepada pihak keamanan yang terdekat,” pungkas Hendra.
(Dayak News/Fuad/BBU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *