BUS YESSOE TERGULING, 3 ORANG TEWAS 40 ORANG MENGALAMI LUKA-LUKA

oleh -29 views

Nanga Bulik,1/7/19 (Dayak News). Bus PO Yessoe travel pada saat membawa penumpang terguling waktu melintasi Jalan Trans Kalimantan tepatnya kawasan PT Graha Cakra Mulya (GCM) kilometer 39 Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, pada Senin (1/7/19) pagi sekitar pukul 10:00 wib. Akibatnya 3 orang penumpang bus tersebut meninggal dunia dan 40 orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.Kapolres Lamandau, AKBP. Andiyatna, melalui Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP. Fatkhadin Ali Najib, pada saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan bahwa, adanya kejadian tersebut dalam kecelakaan tunggal, akan tetapi pada saat ini para personil masih melakukan evakuasi terhadap para korban sekaligus penyelidikan tentang penyebab kejadian tersebut.”Akibat peristiwa tersebut, 3 orang korban meninggal dunia dan 40 orang lainnya mengalami Luka-luka yang langsung dilarikan ke RSUD Lamandau. Sementara penumpang yang mengalami luka ringan lainnya dibawa ke Poliklinik di perusahaan kebun PT. GCM dan proses evakuasi bus PO Yessoe tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berat milik PT. GCM,” kata Fatkhadin Ali Najib, di Nanga Bulik, Senin (1/7/19).Dijelaskannya, pada awalnya bus PO Yessoe tersebut berangkat dari Kota Pontianak, sekitar pukul 20:00 wib dengan rute tujuan Kota Sampit, dengan membawa penumpang sebanyak 43 orang, yang mana seluruh penumpang tersebut akan bekerja pada salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur.Kemudian untuk identitas korban yang meninggal dunia, pihaknya belum bisa untuk memberikan informasi secara detail, dikarenakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendataan terkait korban kecelakaan tersebut.”Dugaan sementara, terbaliknya bus PO Yessoe tersebut disebabkan oleh karena dipacu dengan kecepatan cukup tinggi. Saat melintas di tempat kejadian yang merupakan daerah yang tikungannya sangat rawan terjadi kecelakaan, dengan kondisi bus yang melaju sangat kencang kemudian sang sopir tidak bisa mengendalikan busnya yang sedang oleng pada saat melintasi tikungan yang tajam, sehingga bus tersebut tidak dapat dikendalikan dan masuk ke semak belukar dan terbalik,” pungkasnya. (Dayak News/Fuad/BBU).

BACA JUGA :  KAPOLRI PANTAU KARHUTLA DI KALIMANTAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *