DEFISIT Rp 83,3 M,DPRD SARANKAN PEMKAB TUNDA PEMBAYARAN 7 PAKET PROYEK MULTIYEARS

oleh -5 views
DEFISIT Rp 83,3 M,DPRD SARANKAN PEMKAB TUNDA PEMBAYARAN 7 PAKET PROYEK MULTIYEARS 1

Buntok, 15/9/2020 (DayakNews). Ketua DPRD Barsel Ir HM Farid Yusran mengatakan, defisit anggaran Rp 83,3 miliar tersebut berdasarkan paparan disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Dearah (TPAD). Untuk menutupi defisit Rp 83,3 miliar anggaran perubahan tahun 2020, DPRD Barito Selatan menyarankan Pemkab untuk menunda pembayaran 7 paket proyek multiyears.

Hal ini disampaikan dalam rapat Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Belanja serta plafon prioritas anggaran sementara perubahan (PPAS), Senin (14/09/2020).

“Karena defisit anggaran sebesar Rp 83,3 miliar itu, bukan ada uangnya yang ditutupi dengan pembiayaan, namun ditutupi dengan utang hasil kesepakatan bersama beberapa waktu lalu sebesar Rp 38,1 miliar. Karena ditutupi dengan utang sebesar Rp 38,1 miliar, sehingga sisanya sebesar Rp 45,2 miliar,” kata Ketua DPRD Barsel Farid Yusran, kepada DayakNews, Selasa (15/09/2020).

Masih dikatakan Farid Yusran hal itu bisa disisihkan melalui rasionalisasi dan rekofucing anggaran yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Sebagai solusinya menunda pembayaran terhadap tujuh proyek tahun jamak atau multiyears pada tahun ini. Dan dibayarkan pada tahun anggaran 2021 mendatang berdasarkan kemajuan pekerjaan proyek tersebut.

“Karena sepertinya pekerjaan proyek tahun jamak atau multiyears itu tidak rampung dikerjakan 100 persen, sehingga ada yang putus kontrak dan pembayarannya disesuaikan dengan kemajuan pekerjaan, “kata Ketua DPRD Barsel.

Ditambahkan penundaan pembayaran sebesar Rp 45, 2 miliar itu bisa saja nilainya lebih kecil dari jumlah tersebut apabila kemajuan pekerjaan tujuh proyek itu banyak selesai dikerjakan.

“Angka pasti berapa nilai penundaan pembayaran terhadap 7 proyek multiyears itu akan terlihat jumlahnya pada akhir Desember 2020 mendatang, “pungkasnya.(Ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *