DPRD DAN PEMKAB KUBAR MENDENGARKAN PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN RI

oleh -25 views

KUTAI BARAT, 16/8/19 ( DAYAK NEWS ). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar rapat Paripurna Istimewa IV Masa Sidang II tahun 2019 di ruang sidang utama Gedung DPRD di Sendawar, dipimpin langsung oleh Ketua Sementara DPRD Kubar, Jackson John Tawi. Kesempatan itu dilakukan nonton bersama siaran TV, paripurna sekaligus Pidato Kenegaraan Presiden RI Ir Joko Widodo dan Pidato Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam rangka HUT RI ke-74 dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Jumat (16/8/19).

Rapat dihadiri 25 anggota DPRD Kubar, Bupati Kubar FX Yapan SH, Wabup H Edyanto Arkan, Sekda Yacob Tullur, Ketua TP-PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan, Wakil Ketua TP-PKK Kubar Hj Isdalena Arkan, seluruh pimpinan instansi vertikal di Kubar, para tokoh masyarakat, serta sejumlah kepala Dinas/Badan/OPD dilingkup Pemkab Kubar.

Presiden Jokowi dalam pidatonya menekankan agar seluruh lembaga negara mulai dari pusat hingga daerah melakukan perubahan kinerja, menguatkan sinergi dan komunikasi, sehingga bisa segera tercapai harapan untuk menuju Indonesia Maju.

“Karena itulah pembangunan yang kita lakukan harus terus Indonesia sentris (keseimbangan, Red.-) yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok Nusantara,” paparnya.

Jokowi menyebut, Indonesia Maju bukan hanya karya Presiden dan Wakil Presiden. Bukan hanya karya lembaga eksekutif lembaga legislatif ataupun yudikatif saja. Tetapi keberhasilan Indonesia juga karya pemimpin agama, budayawan dan para pendidik.

“Keberhasilan Indonesia adalah juga karya pelaku usaha, buruh, pedagang, inovator maupun petani, nelayan dan UMKM, serta karya seluruh anak bangsa Indonesia.,” beber Jokowi.

Ketua Sementara DPRD Kubar Jackson John Tawi mengatakan sangat apresiasi terhadap pidato kenegaraan Presiden Jokowi. Menurutnya, DPRD Kubar sangat setuju dengan sikap Presiden yang menguatkan kinerja seluruh birokrasi guna pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  ANGKUT 9 M3 KAYU OLAHAN, TIDAK SESUAI DENGAN ALAMAT DOKUMEN TPT-KO

“Diantara modal pembangunan, birokrasi harus cukup kuat. Hal itu untuk menghadapi era globalisasi, teknologi, percepatan, dengan menguatkan sumber daya manusia (SDM). Percepatan Indoenesia sentris, mulai dari daerah hingga pusat,” katanya.

Misalnya pembuatan izin usaha apapun, maka perlu rekomendasi daerah. Sehingga reformasi birokrasi memang harus dilaksanakan hingga ke daerah. DPRD bersama pemerintah bermitra, siap mereformasi seluruh bidang birokrasi, guna percepatan pembangunan daerah,jelasnya kepada wartawan, usai paripurna.

Begitu pula dipaparkan Bupati Kubar, FX Yapan SH, Pemerintah Kabupaten Kubar terkesan dengan pidato Presiden Jokowi. Motivasi untuk seluruh stakeholder membangun daerahnya. Sehingga anggaran untuk membangun terpusat dan jelas atau transparan.

“Sangat bagus, karena beliau (Presiden Jokowi, Red.-) mau membuat terobosan-terobosan, inovasi dan motivasi seluruh bangsa, agar hal yang mudah tidak dipersulit. Merubah budaya, agar pembangunan modern ini efisien, efektif, dan tepat sasaran,” ungkap Bupati.

Bupati mengungkapkan, Presiden berharap belanja pembangunan agar lebih besar daripada belanja aparatur. Sehingga perlu ada pemangkasan sejumlah bidang kerja, agar efisien pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Artinya seperti pepatah, kurus aparatnya tapi fungsinya besar. Jangan gemuk petugasnya, tapi fungsinya kecil. Sehingga meskipun organisasi perangkat daerah itu kecil (ramping), tetapi berfungsi dan bermanfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya lagi.

Seperti pidato Bapak Presiden, maka itu akan kita terapkan di Pemkab Kubar. Meski Dinas/Badan/OPD tersebut sederhana, diharapkan kinerjanya mampu untuk membangun dan melayani masyarakat secara utuh, tandas Bupati FX Yapan (Dayak News/JHY/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *