GUBERNUR MINTA BAWASLU JADI WASIT YANG PEGANG ATURAN

oleh -19 views

PONTIANAK, Dayak News. Gubernur Kalbar H Sutarmidji mengatakan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memegang peranan penting dalam sukses atau tidaknya serta tingkat kualitas penyelenggara pesta Demokrasi pemilu Pilres dan Pileg ini.

Untul itu diharapkan Bawaslu agar betul-betul menempatkan diri sebagai wasit yang berpegang pada aturan.

Hal itu dikatakan Gubernur Kalbar H Sutarmidji, Kamis (14/3), saat hadiri Apel Kesiapan Pengawasan Pemilihan umum di Auditorium Untan.

Ia mengatakan, aturan penyelenggaraan pesta demokrasi ini sudah jelas semuanya, dan sudah sangat lengkap. Bahkan sudah banyak, jadi jangan sekali-kali membiarkan satu pelanggaran dianggap bukan pelanggaran.

Karena akumulasi dari semua ini akan membuat penegakan aturan menjadi sulit. Karena penegakan aturan di negara ini menjadi sulit, kalau sebuah pelanggaran sudah tidak dianggap lagi sebagai sebuah pelanggaran.

Akibatnya ketika harus ditegakkan, dikatakan telah terjadi diskriminasi. Hal seperti Itu yamg tidak boleh. Oleh sebab itu aturan harus ditegakkan.

Ia mencontohkan, saat ini dan diruangan ini telah terjadi pelanggaran aturan. Namun dibiarkan karena tidak sesuai pemasangan Lambang negara yakni Burung Garuda.

Dimana gambar resmi Presiden atau gambar Wakil Presiden ditempatkan sejajar dan dipasang lebih rendah dari pada Lambang Negara. Lambang negara di

pasang lebih rendah dari gambar resmi Presiden dan Wakil Presiden.

Kalau saya lihat dari sini sih iya, tapi tidak tahu dari belakang. Ini contoh kecil pelanggaran yang dibiarkan.

Untuk itu diigatkan bahwa yang menjadi kunci Bawaslu dalam penegakan aturan dalam Pemilu ini harus netral dalam penegakan. Pihaknya meminta

Panwaslu harus netral dan tidak boleh jadi pemain.

Ia menambakan, masalah yang terjadi dalan Pesta Demokrasi ini terjadi karena ketidakdewasaan peserta pemilu dalam berpolitik. Untuk itu diharapkan kepada peserta pemilu agar memiliki kedewasaan berpolitik.

BACA JUGA :  INI PRIORITAS PEMBANGUNAN KALTENG TAHUN 2020

Disamping itu pihaknya meminta kepada Bawaslu yang menjadi petugas pelaksana pemilu agar tidak memberikan kesempatan kepada peserta pemilu dalam melakukan hal-hal yang menyimpamg dari aturan.(Dayak News/SOS/SOS).

Kedatangan Danrem yang baru menjabat ini disambut oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barsel Ir H Syahrani yang mewakili Bupati Barsel, di dampingi Forkopimda.

Tiba di Makodim 1012 Buntok , ia disambut dengan ritual adat Potong Pantan, Tampung Tawar.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barsel Ir H Syahrani dalam penyambutan mengatakan bahwa dirinya mewakili Bupati dan Wakil Bupati Barsel yang saat ini sedang ada tugas di luar daerah mengucapkan selamata datang di Barsel yang berjuluk bumi dahani dahanai Tuntung Tulus kepada Danrem dan Rombongan.

“Kami mengucapakan selamat datang di Bumi dahani dahani Tuntung Tulus kepada Danrem dan Rombonga, serta saya juga dalam kesempatan ini mengucapakan permohonan maaf dari Bupati dan wakil bupati Barsel karena ada tugas di Jakarta, dan saya diminta mewakili beliau untuk menyambut kedatangan bapak dan rombongan,” ujar Syahrani.

Semntara itu Danrem 102 Panju Panjung Kolonel ARM Syaiful Rizal SSos pada acara tersebut menjelaskan bahwa kedatangannya dan rombongan di Barsel untuk selaku komandan kewilayahan ingin bersilahturahmi dengan masyarakat, dan bertemu dengan prajurit prajurit untuk memastikan apakah dalam mengemban tugasnya membantu pemerintah daerah dapat berjalan dengan lancar tidak ada satu halangan apapun.

“Selaku komandan Kewilayahan Saya ingin memastikan apakah prajurit prajurit dalam mengemban tugasnya dalam membantu pemerintah daerah berjalan dengan lancar tidak ada satu halangan apapun. Ini semua dalam rangka kemajuan bersama membangun Barito Selatan,” pungkasnya. (Dayak News/Ren/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *