ASN GUMAS HARUS MENGUASAI DIRI IPTEK

oleh -22 views

Kuala Kurun, 11/5/19 (Dayak News). Masih menghangat isu pemindahan ibukota RI.Meskipun itu baru berupa wacana, dimana Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan ibukota Palangka Raya yang disebut-sebut sangat kuat sebagai kandidat.

Wacana itu bermula dari feeling Presiden RI pertama Ir.Soekarno ketika memancang tiang ulin pertama menandai awal pembangunan Kota Palangka Raya di sebuah desa Jekan atau desa Pahandut. Tempat pemancangan tiang ulin perdana itu yang saat ini masih berdiri tegap terpelihara menjadi sebuah tugu dengan nama tugu Ir.Soekarno.
Wacana pemindahan ibukota terus menggelinding dan semakin mencuat dibawah pemerintahan Presiden RI Ir.Jokowidodo yang tidak lain merupakan kader partai PDIP, sebuah partai penerus perjuangan Presiden RI pertama Ir.Soekarno.
Kabupaten Gunung Mas (Gumas) memang bukan Palangka Raya.Imbas pengembangan wacana yang dipersiapkan Pemda Kalteng kawasan segitiga emas sebagai daerah paling tepat dan sangat sempurna, jika Kalteng sebagai obyek pemindahan ibukota.
Segitiga emas itu berada di antata kota Palangka Raya, Kabupaten Gumas dan Kabupaten Katingan. Justeru kawasan Kabupaten Gumas, tepatnya di wilayah Tumbang Talaken menjadi obyek kunjungan kerja Presiden Jokowi.
Sempat menjadi perhatian banyak orang.Sekitar 15 menit dia di daerah ini tidak mau diganggu oleh siapapun berdiri dengan kaki dipijakan disebuah gondokan tanah seakan mencari feeling dan ditemukannya sebagai modal bagi dia sebelum mengambil kebijakan lebih besar.
“Kita tunggu saja, apa yang sesungguhnya dari Presiden RI Jokowi nanti,” kata Bupati Gumas Drs.Arton S Dohong kepada wartawan usai mendampingi kunjungan Jokowi kala itu.
Kalau pada akhirnya Pemerintah Pusat memutuskan ibu kota Pemerintahan dipindahkan ke Kalteng, Tumbang Talaken bagian dari kawasan daerah aliran sungai (DAS) Rungan – Manuhing termasuk di dalamnya langsung menggugah bagi salah satu tokoh daerah itu, Suprapto Sungan mengingatkan warganya, khusus ASN (Aparatur Sipil Negara) Gumas untuk mempersiapkan diri sejak sekarang dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
“Jadilah ASN yang dapat bekerja dengan baik dan berprestasi dengan menguasai Iptek,” kata Suprapto, Sabtu (11/5/19).
Suprapto sampaikan hal itu, karena menurutnya, apabila ibukota Pemerintahan pindah ke Kalteng, tepatnya di Talaken, maka ASN yang ada di pusat otomatis akan dipindahkan sebagian ke Kalteng.
“Jelas ada perbedaan kualitas antara ASN pusat dan Gumas. Makanya saya berharap, ASN daerah ini sejak sekarang persiapkan diri agar menjadi ASN yang berkualitas, memahami dan mentaati aturan yang ada,” tandas Suprapto.
Mantan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa itu berharap agar ASN Gumas memahami dan mentaati undang undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN apabila ibukota Pemerintahan pindah ke Kalteng.
“Pasal tiga diregulasi itu menyatakan, ASN harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program pemerintah dan mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik,” ucapnya.(Dayak News/AI/BBU).

BACA JUGA :  COVID-19, BANK KALTENG DONASI MEDIS RSUD KUALA KURUN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *