OPD SE-GUMAS GELAR RAPAT TEPRA

oleh -14 views

Kuala Kurun, 6/2/2020 (Dayak News). Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Gunung Mas (Gumas), bertempat diruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Kamis (6/20).

Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, dan dihadiri Asisten I Pemerintahan dan Kesra Drs. Lurand, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Drs. Slamet Kristiawan, yang mewakili Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kabid Pengendalian dan Evaluasi Dardi, SE, Kepala Perangkat Dearah Camat se-Kabupaten Gumas serta tamu undangan lainnya.

Pada rapat ditetapkan 60 miliar. Terealisai anggaran posisi 31 Januaeri 2020 sebesar Rp 1 miliar lebih.

“Rapat tim evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran (TEPRA) Perangkat Daerah Kabupaten Gunung Mas tahun 2020. Apa yang menjadi kendala dan penghambat ralisasi anggaran saya ingin kita melakukan koreksi, dan saya ingin ringkasan APBD 2020,”Kata Drs. Yansiterson, M.Si.

Kalau di TEPRA terakhir sebenarnya Kabupaten Gunung Mas itu relatib stabil kalau di peringkat pertama kedua pernah turun sampai peringkat keempat, dan terakhir diakhir Desember 2019 kita kembali berada di peringkat ke satu se-Provinsi Kalimantan Tengah, ini wajib kita apresiasi kinerja seluruh teman-teman seluruh perangkat daerah sampai ke Kecamatan.

“Sambil dilihat di jadwal di DPA itu yang bisa lebih cepat itu sebenarnya pengadaan barang dan jasa yang sampai dengan 200 juta, tetapi kadang-kadang dijatwalkan ditriwulan empat, kalau prosesnya lebih cepat atau jadwalnya supaya realisasi fisiknya lebih cepat,” katanya.

Saya berharap kita tidak mengejar ralisasi fisik dan keuangan saja, tetapi bagaimana belanja juga seimbang dengan pendapatannya paling tidak, sebab kalau kita cepat belanja pendapatannya tidak mengimbangi itu tidak ada gunanya bagaimana bayarnya dan dari mana duitnya.

BACA JUGA :  PAD GUMAS CAPAI 94,13 PERSEN

Yang paling kuat memacu realisasi keuangan itu adalah pengadaan barang dan jasa, makin terlambat kita dalam proses ini maka makin lamban juga realisasi fisik dan keuangan.

Lanjut dia yang masih kita tindaklanjuti tadi adalah tolong segera diselesaikan dan datanya selalu update sedemikian rupa, sebenarnya tidak perlu menunggu TEPRA, ada saja orang-orang yang ditugaskan untuk terus mengupdate ralisasi fisik dan keungan masing Perangkat Dearah, termasuk sampai ke Kecamatan.

Tujuan dilakukan rapat TEPRA ini adalah untuk memonitor dan mengevaluasi percepatan ralisasi percepatan anggaran yang telah dilakukan baik Perangkat Daerah lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sehingga dapat terlaksana sesuai target yang telah ditetapkanposisi 31 Januari 2020 tahun anggaran 2020,” tutup Drs. Yansiterson, M.Si.(AI/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *