AMBRUK, BANJIR TERJANG JEMBATAN TUMBANG MASUKIH

oleh -376 views

Kuala Kurun, 11/7/2020 (Dayak News). Jembatan Tumbang Masukih, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ambruk diterjang luàpan banjir.

Kejadian itu menyusul kondisi alam yang sangat tidak dapat diprediksi akhir-akhir ini. Seharusnya dibulan Juli ini sudah memasuki musim kemarau, tapi yg terjadi sebaliknya, malah musim hujan yg sangat lebat yg terjadi sejak permulaan awal bulan Juli sampai saat ini, tanggal 11 juli 2020, kata salah seorang warga.

Akibatnya banyak desa di wilayah hulu baik, itu di hulu sungai Kahayan, Sungai Miri dan Sungai Rungan, Kabupaten Gumas mengalami banjir besar sampai merendam permukiman penduduk, sehingga tdk sedikit kerugian yang dialami oleh masyarakat di desa-desa.

Selain itu juga menimbulkan kerusakan fasilitas umum seperti jembatan, jalan, puskesmas. Seperti yg terjadi di jembatan menuju Desa Tumbang Masukih, Kecamatan Miri Manasa hayut terbawa banjir.

Akibatnya terjadi terisolasinya beberapa desa di wilayah itu, yakni Desa Tumbang Masukih, Desa Rangan Hiran dan Desa Haruwu.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh masyarakat jembatan dari kayu bulat yg dibuat oleh perusahaan HPH itu diterjang banjir hari Sabtu tanggal 11 Juli 2020, sehingga masyarakat di 3 desa tersebut kesulitan menuju ke desa sekitarnya dan juga menuju Tumbang Napoi sebagai ibu kota Kecamatan dan menuju ke Kuala Kurun terputus.

Masyarakat hanya punya alternatif transportasi sungai klotok atau alkon untuk menuju desa-desa sekitar atau ke Tumbang Napoi.

“Untuk itu saya mendesak SOPD pihak terkait yaitu dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas Kabupaten Gumas untuk segera melakukan penanganan atau perbaikan jembatan tersebut. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya dari dan menuju ke 3 desa, yaitu ke Tumbang Masukih, Desa Rangan Hiran dan Desa Jatung,” kata warga.

BACA JUGA :  POLSEK SEPANG SILATURAHMI KE TOKOH MASYARAKAT

Menuju desa- desa sekitar dan menuju Tumbang Napoi dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dan PNPB Kabupaten Gumas segera melihat dan meninjau untuk menginventaris fasilitas umum, rumah masyarakat yang rusak akibat banjir yang terjadi, serta segera mengambil tindakan untuk membantu masyarakat yang berdampak akibat banjir. (Pr/AI/Den).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *