DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) GUMAS GELAR SOSIALISASI TRANSISI PAUD KE SD DAN PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA

oleh -
oleh
DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) GUMAS GELAR SOSIALISASI TRANSISI PAUD KE SD DAN PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA 1
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bekerjasama dengan Bunda PAUD Kabupaten Gumas gelar Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan dan Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja, kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Gumas, Senin (17/07/2023) (foto/ist)

Kuala Kurun (Dayak News) – Pada Senin (17/07/2023), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gunung Mas bekerja sama dengan Bunda PAUD Kabupaten Gumas menyelenggarakan Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan dan Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Gunung Mas.

Acara ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Gumas, Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, selaku Nara Sumber, yang didampingi oleh Ketua Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Gumas, Simingambun Rodi Aristo Robinson, dan Wakil Ketua III DWP Kabupaten Gunung Mas, Kristina Asi Dihel. Selain itu, peserta didik dan orang tua peserta didik juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Gumas, Ibu Susie Andrianie Richard, secara resmi membuka acara tersebut yang dibacakan oleh Ibu Kristina Asi Dihel. Ia menyampaikan apresiasi atas suksesnya perayaan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas yang ke-21. Ibu Susie mengungkapkan, “Kami memberikan apresiasi kepada seluruh panitia Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas yang ke-21 karena sudah dilaksanakan dengan baik, baik itu road show, upacara, hiburan, dan festival budaya. Secara umum, acara ini dapat kita anggap sukses, terutama Gunung Mas Bermazmur, meskipun awalnya kami menghadapi beberapa tantangan. Namun, berkat kerja keras semua pihak, semuanya berjalan lancar.”

Selama kegiatan, Bunda PAUD juga memberikan paparan tentang transisi dari PAUD ke SD. Ia menjelaskan bahwa masyarakat masih memiliki miskonsepsi tentang pembelajaran di PAUD dan SD, terutama mengenai tes Calistung (Baca, Tulis, dan Berhitung) yang dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar dan syarat masuk SD. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan bertahap perlu diterapkan untuk mencapai manfaat yang baik dari pembelajaran. Pembelajaran di PAUD dan kelas awal SD harus selaras dan berkesinambungan, mengutamakan pembinaan kemampuan holistik anak, termasuk aspek kognitif, emosional, kemandirian, dan kemampuan berinteraksi.

BACA JUGA :  GUBERNUR: KALTENG RENCANA BANGUN SMK UNGGULAN DI SEMUA DAEARAH

Bunda PAUD juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan kenakalan remaja. Salah satu penyebabnya adalah krisis identitas, di mana remaja menghadapi perubahan fisik dan psikologis yang membuat mereka cenderung tidak mengenali diri sendiri. Hal ini mendorong mereka untuk mencoba hal-hal yang belum pernah mereka rasakan atau ketahui. Selain itu, kurangnya pemahaman agama, perhatian, kasih sayang, rasa ingin tahu yang tinggi, stres, dan pembuktian harga diri juga dapat menjadi penyebab kenakalan remaja.

Bunda PAUD mengingatkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja. Mereka diharapkan menjalin hubungan yang baik dengan anak, memberlakukan aturan dan batasan, mengawasi keberadaan dan pergaulan anak, mengajarkan cara mengatur perilaku yang baik, memberi dukungan kepada anak, serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang perkembangan remaja.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan penyerahan bantuan peralatan sekolah kepada anak-anak peserta didik yang hadir. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Gumas, Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.