Dr. WILLY MIDEL YOSEP, MM RESES KE GUMAS

oleh -33 views
Dr. WILLY MIDEL YOSEP, MM RESES KE GUMAS 1

Kuala Kurun, 3/8/2020 (Dayak News). Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng) Dr. Willy Midel Yosep, MM melakukan Reses keKabupaten Gunung Mas (Gumas).

Kehadiran wakil rakyat itu diterima oleh Bupati Gumas Jaya S Monong dan Wakil Bupati Eferensia LP Umbing
di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gumas, Senin (3/8/2020),

Maksud diadakanya kunjungan kerja (Kunker) Komisi VII DPR RI dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan serta menyerap perkembangan di daerah, khusnya pengelolaan energy dan sumber daya mineral, lingkungan hidup serta riset dan teknologi.

Hadir juga, Waket II DPRD Kabupaten Gumas dari Fraksi partai Demokrat Neni Yuliani, Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Lurand, Asisten Administrasi Umum Untung, SE., MM dan para undangan lainnya.

Dr. Wiliy Midel Yosep, MM menyampaikan paparan, dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Ada beberapa hal penting disampaikan, terkait denga tugas dan funsi Anggota DPR, MPR RI terutama untuk daerah pemilihan, guna untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Gumas.

Dikatakan, ini lah bentuk keprihatinan kami kepada kita semua, bahwa pandemi Covid-19 ini masih belum mampu kita atasi. Namun kita bersyukur perhatian bangsa negara Republik Indonesia memperhatikan. Ini menyangkut jiwa dan kehidupan.

“Banyak sekali dampak yang timbul salah satunya ekonominya yang kita rasakan, sangat mengancam kita karena kehidupan kita ini terus berlanjut termasuk aktivitas dalam segala tugas tetap kita lakukan,” ungkapnya.

Kami selaku wakil Rakyat daerah pemilihan Kalteng. Tentu dari Kabupaten Gumas, bahwa dalam pemilu legislatif yang lalu kami mendapatkan kepercayaan yang cukup besar, sehingga kedatangan kami ke Gumas ini yang ketiga kalinya.

“Artinya begitu seriusnya kami mensosialisasikan produk Undang-Undang yang baru keluar, yakni UU Nomor 3 tentang Minerba Tahun 2020 dan Rencana Prolegnas ada 37 rancangan UU yang nanti akan dipersidangkan oleh DPR, menerima RUU yang diajukan oleh DPD (terkait) otonomi daerah penggambungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, serta membahas RUU yang diusulkan oleh Presiden ataupun DPD.

Dr. WILLY MIDEL YOSEP, MM RESES KE GUMAS 2

Menetapkan UU bersama dengan Presiden, menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerntah pengganti UU yang diajukan Presiden untuk ditetapkan menjadi UU ini akan banyak berhubungan dengan masyarakat Gumas,” ujarnya.

Dipersilahkan kepada masyarakat untuk memberikan masukan atau tanggapan dari masyarakat Kalteng umumnya dan secara khusus masyarakat Kabupaten Gunung Mas tentang RUU ini. Bisa mengunjungi akun DPR RI untuk melihat Undang-Undang mana yang mau dilihat dalam rancangannya sebelum dibahas ketingkat yang lebih tinggi, sampai ke paripurna dan disahkan oleh pemerintah.

WMY juga mendukung terkait jaringan listrik di Kabupaten Gunung Mas bahkan sampai ke pelosok-pelosok apalagi dalam masa pandemi Covid-19 ini sangat dibutuhkan, untuk belajar secara daring tetapi kita terkendala karena daerah kita tidak semua ada aliran listrik, tidak semau ada wifi, tidak semua ada jaringan komunikasi yang lainnya.

“Maka oleh karena itu, itu menjadi tantangan kita. Apa lagi didalam rancangan Undang-Undang sistim pendidikan nasional juga saat ini sedang dibuat, di era new normal ini semua Undang-Undang itu sekaligus masuk di era new normal ini untuk memperbaiki sistim bernegara dan bangsa kita,” terang WMY.

Dikesempatan yang sama, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., MSi juga menyampaikan, kepada Anggota Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng) Dr. Willy Midel Yosep, MM menyampaikan langsung terkait listrik, untuk wilayah Kecamatan Rungan Hulu, wilayah Desa Tumbang Lampahung sehingga listriknya sudah menyala.

Untuk daerah yang sedang pemasangan tiang listriknya arah ke Kecamatan Manuhing Raya, untuk tahun depan Kacamatan Damang Batu dan ke Kecamatan Miri Manasa.

“Harapan kami nanti dua belas Kecamatan Di Kabupaten Gunung Mas tentu akan menikmati penerangan listrik PLN, tentu ibu kota Kecamatan dulu,” ujarnya.(AI/Den).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *