FLUKTUASI HARGA KOMODITI KARET JADI PERHATIAN PEMKAB GUMAS

oleh -
oleh
FLUKTUASI HARGA KOMODITI KARET JADI PERHATIAN PEMKAB GUMAS 1

Kuala Kurun, 16/10/19 (Dayak News). Fluktuasi harga komoditi karet menjadi perhatian bagi pemerintah kabupaten Gunung Mas (Gumas). Padahal sebagian besar masyarakat di daerah itu menjadikan karet salah satu sumber kehidupan.

Menggumuli masalah hasil perkebunan ini digelar workshop pameran draft roadmap pemasaran karet Pemerintah oleh Pemkab Gumas bekerjasama dengan pihak USAID Lestari, di Aula BP3D, Rabu (16/10).

“Berkaitan dengan rapat koordinasi ini, ada beberapa poin perlu saya sampaikan yang telah diutarakan oleh BP3D.Workshop ini merupakan kelanjutan dari FGD yang telah dilaksanakan dan kebetulan saya mengikuti diskusi acara sebelum pada hari Senin, 30 September 2019 ditempat yang sama dalam rangka mengindentifikasi peran berbagai pihak,” ujar Salampak Haris, S.Sos.,Mec.Dev saat menyampaikan sambutan Asisten II Bidang Ekonomi Ir. Yohanes Tuah, M.Si.

Lanjut dia dalam diskusi yang berkembang, kita semua telah mengidentifikasi berbagai masalah baik pada sektor hulu maupun hilir rantai bisnis karet serta mencoba menyusun kegiatan disetiap dinas dalam rangka mengatasi masalah maupun mengambil peran sesuai tupoksi masing-masing. Tentunya itu semua telah direkam dan menjadi data awal bagi pihak USAID Lestari dalam menyusun draft roadmap.

Diharapkan draft awal yang akan dipresentasikan dapat menjadi solusi permasalahan rantai bisnis karet yang selama ini belum terurai dan menjadi pintu masuk dalam membangun kebijakan berkaitan dengan rantai bisnis karet.

Sudah banyak yang kita diskusikan dan pertemuan ini menjadi titik akhir diskusi untuk menghasilkan draft roadmap yang matang. Tentunya yang dapat menjawab berbagai permasalahan di dalam rantai bisnis karet dan membantu Bupati/Wakil Bupati dalam menuntaskan janji politiknya berkaitan dengan usaha perkebunan rakyat jenis karet.

“Saya mengucapkan terima kasi kepada pihak USAID Lestari yang telah bekerja selama kurang lebih 15 hari terhitung setelah forum FGD untuk menghasilkan sebuah draft roadmap. Terima kasih juga saya ucapkan kepada BP3D yang telah memfasilitasi semua kegiatan yang ada,” kata Salampak Haris, S.Sos saat membacakan sambutan Asisten II Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Gumas.

Sementara itu Kepala BP3D melalui Plt. Sekretaris Beben Martinus, ST.,M.Si, mengatakan, acara ini merupakan pertemuan lanjutan dimana kita semua dapat mencermati rancangan awal roadmap yang telah disusun oleh pihak konsultan dari USAID Lestari yang tentunya berdasarkan hasil FGD yang telah dilakukan sebelumnya dan analisis data di lapangan.

Tahap ini penting karena masih terbuka ruang diskusi untuk melengkapi atau mengkritisi rancangan yang ada sehingga roadmap ini tidak sampai pada tataran teoritikal melainkan dapat di implementasikan secara praktis dilapangan.

“Setelah pertemuan ini, akan disusun rancangan final roadmap yang akan dipresentasikan kepada Bupati, maka diharapkan kita semua dapat memberikan sumbangan pemikiran yang terbaik,” pungkasnya.(AI/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.