JAYA S MONONG : REMAJA HARUS TANGGUH DAN DAPAT BERKONTRIBUSI DALAM PEMBANGUNAN

oleh -7 views
JAYA S MONONG : REMAJA HARUS TANGGUH DAN DAPAT BERKONTRIBUSI DALAM PEMBANGUNAN 1
Ayah GenRe Kalimantan Tengah, Jaya Samaya Monong saat berikan arahan pada safari GenRe, akselerasi penanganan stunting dan launching pelayanan KB MKJP implant 1 batang dan evaluasi pelaksanaan PK 21 di GPU Salawah Kasongan, Rabu (2/5/2021).


Kuala Kurun (Dayak News) – Selaku ayah dan bunda generasi berencana (GenRe) Kalimantan Tengah, Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong dan istri Mimie Mariatie hadiri safari GenRe, akselerasi penanganan stunting dan launching pelayanan KB MKJP implant 1 batang dan evaluasi pelaksanaan PK 21, sekaligus kunjungan kerja Kepala BKKBN RI di GPU Salawah Kasongan, Rabu (2/5/2021).

Jaya Samaya Monong menyampaikan bahwa pada masa transisi dari masa anak-anak ke remaja akan banyak sekali life event yang akan terjadi pada remaja dimasa itu. Sehingga masa itu disebut sebagai kritis bagi remaja dikarenakan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial. Sehingga mereka harus menghadapi tekanan-tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan.

JAYA S MONONG : REMAJA HARUS TANGGUH DAN DAPAT BERKONTRIBUSI DALAM PEMBANGUNAN 2

“Karena itu dikembangan program-program GenRe, yaitu program yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan pola asuh dan pendampingan remaja, peningkatan kualitas dan karakter remaja serta penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui peningkatan kemampuan keluarga dalam pendampingan masa perkembangan remaja yang berkualitas,” ujarnya.

Remaja juga harus tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta merupakan jabatan yang mengantarkan anak-anak remaja menjadi lebih produktif, inovatif dan berencana.

“Program tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah mempersiapkan remaja menjadi keluarga-keluarga yang berkualitas di masa mendatang,” katanya.

Sejalan dengan visi misi Kabupaten Gunung Mas, yaitu Smart Human Resources dalam program GenRe terdapat dua pendekatan yaitu pusat informasi konseling remaja (PIK-R) dan bina keluarga remaja (BKR).

Kedua pendekatan ini merupakan wadah yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja serta oleh keluarga yang memiliki anak remaja dalam rangka penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR).

“Sasaran proyek prioritas nasional (Pro-PN) untuk Provinsi Kalimantan Tengah adalah 380 kelompok lokus yang terdiri dari 297 PIK-R dan 83 BKR, sementara untuk Kabupaten Katingan 49 PIK-R dan 11 BKR yang menjadi locus Pro-PN,” sebut Jaya.

Hadirnya program GenRe Indonesia tingkat kabupaten/kota dan provinsi, diharapkan membantu kelompok locus Pro-PN untuk memberikan semangat dan motivasi agar kelompok PIK-R dan BKR bergerak melakukan edukasi untuk masyarakat.

“Saya mengajak para remaja menjadi generasi muda yang berkualitas, cerdas komprehensif, produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosial, sehat dan menyehatkan. Karena generasi saat ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia pada tahun 2045,” pungkasnya. (PR/AI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.