LAYANAN PUBLIK DI TAHUN 2020 AKAN DITINGKATKAN

oleh -
oleh
LAYANAN PUBLIK DI TAHUN 2020 AKAN DITINGKATKAN 1
AKRAB : Bupati Gumas Jaya S Monong tampak akrab bersalaman bersama Anggota DPR RI Agustiar Sabran di GPU Damang Batu, Minggu (10/11) lalu.

Kuala Kurun, 14/11/19 (Dayak News). Segi layanan publik yang dikenal dengan pengurusan, baik perijinan, dokumen dan lainnya yang saat ini berbasis komputer, dikarenakan diinput secara online. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) akan meningkatkan kualitas pada ruang pelayanan di tahun 2020 mendatang.

Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan, pengurusan perijinan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Surat Izin Tempat Usaha (SITU) sudah berbasis komputer dan secara online. Namun, faktor yang mempengaruhi lamanya penerbitan ijin.

“Akan tetapi penyebabnya, kurangnya kemampuan permohonan, kelengkapan berkas, verfikasi. Bahkan itu, jika diperlukan peninjauan ke lapangan, serta rekomendasi perangkat daerah teknis. Maka dari itu, dalam perizinan seperti SIUP atau SITU dan lainnya harus ada target misalnya, satu hari kerja sudah selesai,” beber Jaya S Monong saat menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi di ruang sidang, Senin (11/11) lalu.

Lanjut dia menyebut, dalam pengurusan dokumen kependudukan seperti, KTP dan waktu penyelesaiannya selama tiga jam. Maka, tergantung ketersedian adanya blanko dari KTP tersebut, dan untuk kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran diselesaikan dalam waktu 15 menit sepanjang jaringan SIAK normal.

“Untuk pengurusan dokumen kependudukan, seperti KTP, KK, dan akta kelahiran harus ada target juga misalkan satu hari kerja harus sudah selesai,” tegasnya.

Tambah Jaya mengatakan, sama halnya pelayanan kesehatan di RSUD Kurun telah disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) sejak pasien masuk hingga keluar, waktu menunggu untuk menyelesaikan administrasi dapat mempengaruhi, banyaknya antrian dimana pasien dilayani dan sesuai dengan nomor antrian. Juga dokter, pelayanan khusus spesilis hanya satu orang. Termasuk, pengurusan SKT di kelurahan atau desa dengan target.

BACA JUGA :  DIEVALUASI KINERJA PEGAWAI DI GUMAS

“Kalau untuk layanan sesuai SOP kesehatan, karena tiap-tiap pasien berbeda-beda tergantung kasus penyakit dan komplikasi dan apabila pasien Gawat maka dokter akan menangani terlebih dahulu. Juga untuk SKT bisa cepat dilakukan apabila pemilik dan yang berbatasan ada , tersedia patok dan tanah ada pembersihan, selain meningkatkan layanan itu, kami juga berharap semua SOPD harus bisa meningkatkan PAD,” harapnya. (WD/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.