MAKNA HARI PAHLAWAN, MOMENTUM UNTUK INTROSPEKSI DIRI DEMI NEGARA LEBIH BAIK

oleh -15 views
MAKNA HARI PAHLAWAN, MOMENTUM UNTUK INTROSPEKSI DIRI DEMI NEGARA LEBIH BAIK 1

Kuala Kurun, 10/11/2020 (Dayak News). Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati Jasa Pahlawannya. Itulah sepenggal kalimat yang disampaikan Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno pada saat peringatan Hari Pahlawan tahun 1961.

Ungkapan yang menggambarkan bagaimana kita harus menghargai jasa para pahlawan dan para pendahulu yang telah rela berjuang dan berkorban untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pahlawan memang bukan kata sederhana dalam makna dan aplikasi. Tidak sembarang orang dapat menyandang gelar pahlawan. Mereka yang terpilih tentu mereka yang sudah terbukti rela berkorban demi bangsa dan tanah airnya.

Rela menyerahkan waktu, air mata, keluarga bahkan nyawa. Tentu tidak seimbang, jika kini, kita yang menikmati hasil perjuangan itu hanya merayakan hari pahlawan sebatas seremoni saja. Lalu seperti apa kita harus memperingati dan memaknai hari pahlawan 10 November ini ?

Jawabnya, bukan hanya ceremonial dan upacara, tetapi bagaimana kita dapat meneladani dan meniru semangat juang para pahlawan tersebut demi merah putih dan Indonesia yang lebih baik.

Di saat negeri ini masih diwarnai berbagai masalah dan krisis, ada baiknya kita mengenang dan merenungi kembali makna Hari Pahlawan. Kita akan mengingat kembali bahwa Republik Indonesia berdiri karena hasil perjuangan dalam jangka waktu yang lama dari banyak orang.

Mereka berasal dari berbagai suku, agama, keturunan ras, dan berbagai macam pandangan politik. Dengan modal semangat yang sama, mereka bersatu untuk negeri tercinta Indonesia.

Inilah yang sampai kapanpun harus diteladani seluruh bangsa Indonesia, terutama para pepimpin negeri, para politikus. Apakah yang mereka telah lakukan dan akan mereka lakukan sama semangatnya dengan para pahlawan pendahulu kita.

Menghadapi berbagai masalah bangsa seperti sekarang, kita berharap muncul banyak pahlawan dalam segala bidang kehidupan. Bangsa ini memang sedang membutuhkan banyak pahlawan, terutama untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, Indonesia yang damai, Indonesia yang adil dan demokratis, serta Indonesia yang sejahtera.

Banyak aspek yang masih membutuhkan perjuangan dan kebersamaan untuk mewujudkan cita-cita Bangsa ini. Untuk itu, jadilah pahlawan pada bidangmu masing-masing.

Bung Karno dalam yang lain pernah mengingatkan.

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Negeri ini sedang dililit kanker korupsi mengakar yang sebagian besar dilakukan oleh bangsa kita sendiri. Kita membutuhkan orang-orang berani untuk memberantasnya. Negeri ini sedang terpuruk dalam hal penegakan Hukum. Kita membutuhkan pahlawan untuk benar benar mewujudkan Hukum sebagai Panglima. Negeri ini masih membutuhkan pahlawan di bidang ekonomi. Ternyata kita masih membutuhkan pahlawan di berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.(Pr/AI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *