POSYANDU MELATI SEPANG KOTA JUARA TAHUN 2019

oleh -
oleh
POSYANDU MELATI SEPANG KOTA JUARA TAHUN 2019 1

KUALA KURUN, 21/8/19 (Dayak News).

Setelah melakukan penilaian terhadap delapan posyandu di delapan kecamatan, akhirnya tim penilai yang terdiri dari TP-PKK, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menetapkan pemenang lomba posyandu.

Keluar sebagai juara lomba posyandu tahun 2019 yakni posyandu melati dari Desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, dengan total skor 13.415,ucap Kepala DPMD Kabupaten Gumas Yulius Agau, Rabu pagi (21/8/19).

Berturut-turut setelah posyandu melati, kata dia, juara kedua posyandu Tunas Harapan dari Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun dengan skor 12.730, disusul juara ketiga posyandu Kelampangan dari Desa Jalemu Raya, Kecamatan Rungan Barat dengan skor 12.550.

“Untuk juara harapan pertama yakni posyandu Kemuning dari Desa Karya Bhakti Kecamatan Rungan dengan skor 11.625, lalu harapan kedua Posyandu Teratai dari Desa Fajar Harapan, Kecamatan Manuhing dengan skor 11.495, dan harapan ketiga posyandu Kasintu Desa Kasintu, Kecamatan Tewah dengan skor 9.260,” tuturnya.

Dikatakan, pemenang lomba posyandu tingkat Kabupaten Gumas tahun 2019 ini, nantinya akan menjadi perwakilan pada perlombaan posyandu tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2020 mendatang.

“Penilaian yang kami lakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan posyandu dan melakukan pembinaan terhadap apa yang masih perlu ditingkatkan, sehingga tercapai tujuan akhirnya yaitu peningkatan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan, keberadaan posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, yang dikelola dan diselenggarakan dari masyarakat dalam pembangunan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta memberikan pelayanan kesehatan dasar.

”Dalam penilaian posyandu ini, kami mengacu pada indikator evaluasi manajemen, kegiatan penyuluhan, pelayanan gizi melalui pelayanan, sarana dan administrasi posyandu,” pungkasnya. (Dayak News/AI/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.