TEWAS, BANDAR NARKOBA MELAWAN PETUGAS DI BARSEL

oleh -1.612 views

Buntok,16/1/20 (DayakNews). Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan (Barsel), Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Jenamas, meringkus dua bandar narkoba jenis sabu-sabu bersenjata, bernama Budi (40) dan Masbukhalis (26).

Keduanya diringkus diwilayah DAS Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito Hulu, wilayah Kelurahan Rantau Kujang, Kecamatan Jenamas, Rabu (15/1), sekitar pukul 10.45 WIB.

“Benar kita telah meringkus dua tersangka bersenjata, bandar narkoba jenis sabu-sabu, satu tersangka tewas tertembak akibat melawan petugas saat dilakukan penangkapan, dan satu tersangka kita amankan, “kata Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah, SIK, didampingi Kapolsek Jenamas IPDA Miftah, SH Kepada Dayaknews.com, saat diwawancara di pelabuhan pasar lama saat pemulangan jenazah tersangka bandar narkoba.

Dijelaskan anggota Polsek Jenamas mendapat laporan dari masyarakat bahwa speed boat yang ditumpangi tersangka bandar sabu nama Budi (40) dan Masbukhalis (26) yang selama ini beroperasi menjual belikan barang haram tersebut di wilayah Kecamatan Jenamas, telah melintas di sungai Barito.

Kemudian anggota Polsek Jenamas melakukan pengejaran dan ditemukan speed boat diduga pelaku sedang berada di pinggir sungai Barito di desa Rangga Ilung dan bersembunyi di balik pohon dengan posisi speed boat kearah depan.

“Anggota Personel Polsek Jenamas mendekat ke speed boat milik tersangka tersebut, kemudian pelaku mencoba melarikan diri sehingga hampir menabrak speed boat Polsek Jenamas, “jelasnya.

Ditambahkan salah satu dari tersangka bandar narkoba ini sempat mengarahkan senjata yang berjenis senapang angin kearah speed boat Polsek Jenamas dan melihat hal tersebut karena membahayakan, selanjutnya anggota Polsek Jenamas berupaya memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali keatas namum pelaku tetap berupaya untuk melarikan diri menuju kelurahan Rantau Kujang, kecamatan Jenamas.

BACA JUGA :  MIMIE MARIATIE PIMPIN KWARCAB GERAKAN PRAMUKA GUMAS

Namun tiba-tiba tersangka memutar arah speed boat mereka, sehingga speed boat tersangka menabrak speed boat milik Polsek Jenamas sehingga salah satu dari anggota Polsek Jenamas yang bernama Briptu M. Rizal terjatuh ke sungai Barito dan karena membantu menyelamatkan Briptu M.Rizal, anggota Polsek Jenamas tertinggal jauh.

“Karena tertinggal jauh, salah satu anggota Polsek Jenamas mencoba menembakkan ke arah mesin speed boat milik pelaku dengan jarak kurang lebih 50 meter dengan posisi speed boat yang sedang berjalan.

Kemudian speed boat milik diduga pelaku menepi ke pinggir sungai dan salah satu tersangka yang bernama Masbukhalis (26) kabur ke dalam hutan sedangkan satu orang tersangka yang bernama Budi (40) sudah terkapar di dalam speed boat dengan kondisi luka tembak, “tambah Kapolres Barsel.

Kemudian anggota Polsek Jenamas mengevakuasi tersangka yang bernama Budi (40) tersebut untuk dibawa ke Puskesmas namun nyawa tersangka bandar sabu ini tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia di puskesmas Jenamas.

Untuk keperluan otopsi tersangka Budi (40) dibawa kerumah sakit Jaraga Sasameh Buntok, namun keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kepergian tersangka tersebut.

“Saat ini tersangka yang meninggal dunia sudah diserahkan dan dibawa oleh pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman, serta dari pihak Polres Barsel memberikan santunan biaya duka kepada pihak keluarga tersangka, “tambahnya.

Saat ini pelaku yang masih hidup bernama Masbukhalis (26) sudah diamankan di Polsek Jenamas beserta barang bukti berupa 1 buah senapan angin Kaliber 5, dua buah pisau, satu buah selempang warna hijau tua berisikan uang sebesar kurang lebih Rp 25 juta, satu paket narkoba jenis sabu-sabu, dua buah handpone merek Samsung, dua buah botol alkohol 95% dan satu buah pisau kecil.

BACA JUGA :  AKUI “DOSA MASA LALU”, KEMENTERIAN ATR/BPN PERCEPAT LAYANAN BIDANG PERTANAHAN

“Satu teman tersangka yang bernama Masbukhalis (26), yang melarikan diri saat penangkapan sudah kita amankan beserta barang bukti di Mapolsek Jenamas untuk penyelidikan lebih lanjut, “pungkasnya. (Ren/BBU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *