MODERATOR GRUP FACEBOOK SARANKAN NITIZEN PERANGI BERITA HOAX

oleh -47 views
Alsiyus

KUTAI BARAT,25/3/2020 (DAYAK NEWS). Untuk menangkal informasi hoax atau berita bohong di media sosial terkait informasi Covid-19 atau disebut Virus Corona di Bumi Tana Purai Ngeriman dan guna menjaga kamtibmas menjelang pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun 2020 ini. Maka hoax atau penyebaran berita bohong harus kita perangi bersama.

Memang berbagai macam kemudahan informasi yang diperoleh warga netizen penggiat media sosial, khususnya di Kabupaten Kutai Barat. Hal itu membawa dampak yang sangat serius, sebab media sosial dapat digunakan oleh oknum tertentu mengembangkan informasi hoax dan disebarkan ke publik.

Saat wawancara dengan awak media, salah satu Moderator Grup facebook (Keluhan & Saran Warga Kubar & Kaltim Ibu Kota NKRI), Alsiyus Badak, menyampaikan pesan agar nitizen untuk berhati- hati dalam memposting berita yang belum tentu kebenaran nya.

Alsiyus sebagai salah satu moderator di grup Keluhan dan Saran Warga Kubar dan Kaltim Ibukota NKRI siap memfilter berita hoax tentang virus corona dan penyebaran berita bohong menjelang Pilkada di Kab Kubar, terkhusus yang didapat nitizen dari sumber yang belum tentu kebenaran nya dan disebarkan di grupnya.

“Saya menghimbau kepada warga masyarakat se-Kubar, dengan tidak mudah tergiring oleh opini yang beredar di media sosial yang kerap di share ke grup Keluhan & Saran Warga Kubar & Kaltikm Ibu Kota NKRI,” ucap Alsiyus.

Ia meminta, masyarakat kubar pada umumnya jangan mudah percaya pada informasi yang sedang diperbincangkan warga netizen di media sosial. Oleh sebab itu, sambung Alsiyus, masyarakat tidak boleh apatis atau menerima apa adanya tanpa menganalisa kebenaran berita tersebut.

BACA JUGA :  DITENGAH MARAKNYA COVID-19,PEMUDA BERINISIAL RH DIRINGKUS POLISI, KARENA MENYIMPAN NARKOBA SEBERAT 14.86 GRAM

“Banyak sekali penyebaran informasi hoax terkait Covid-19 dan Pilkada tahun ini. Khususnya, sejak Virus Corona yang menjangkit Negara China dan sebagian besar Negara-negara didunia termasuk Indonesia. Untuk informasi mengenai perkembangan kasus Covid-19 semua menjadi satu pintu, sesuai informasi dari Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Provinsi (Dinkesprov) Kaltim,” sebutnya.

Oleh sebab itu, lanjut Alsiyus, perkembangan informasi kasus Covid-19 selalu menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta jangan percaya dengan berita bohong atau hoax terkait kasus tersebut.

“Masyarakat harus mengerti agar mematuhi kebijakan pemerintah terkait penyebaran Covid 19 dengan cara mengatur menjaga jarak, mengurangi aktivitas di luar (dirumah saja-red), dan menghindari tempat keramaian sesuai batas waktu dianjurkan Kemenkes RI,” tandasnya.

Alsyius menjelaskan, ditambah baru baru ini Kapolri telah mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID -19 diseluruh Indonesia.

“Maka oleh itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kubar untuk bersama mencegah penyebaran COVID -19 dengan cara lebih baik di rumah dan menghindari tempat keramaian. Kemudian kita harus membiasakan diri dan keluarga tentang pola hidup sehat,” pungkas Alsiyus diakhir wawancaranya.(JHY/BBU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *