GUBERNUR H. SUGIANTO SABRAN MINTA PENGAWASAN KETAT PINTU PERBATASAN KALTENG-KALSEL

oleh -23 views

Kuala Kapuas, 21/5/2020 (Dayak News). Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Sugianto Sabran minta keseriusan agar pengawasan di pintu perbatasan Kalteng-Kalimantan Selatan (Kalsel) diperketat.

Bagi masyarakat, antara lain diminta untuk menahan diri tidak bepergian keluar daerah apabila tidak ada keperluan mendesak atau tidak terkait dengan distribusi logistik bahan pokok.

Guna memastikan arus keluar masuk kendaraan atau orang di pintu perbatasan terkontrol dengan baik, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran meninjau pos pemeriksaan di perbatasan Kalteng dan Kalsel yang terletak di Kecamatan Kapuas Timur, Kamis (21/5/2020).

Pada kesempatan pertama, Gubernur mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kapuas Timur dan menyerahkan bantuan 50 ribu pcs masker. Bantuan diterima secara simbolis oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat serta disaksikan antara lain oleh Kapolda Kalteng Brigjen Pol Dedy Prasetyo, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, anggota DPR RI Dapil Kalteng Agustiar Sabran, dan sejumlah Kepala SOPD Kalteng.

Di samping 50 ribu pcs masker untuk masyarakat Kabupaten Kapuas, Pemerintah Provinsi juga menyerahkan bantuan masker untuk Kapolres dan Dandim setempat masing-masing 10 ribu pcs, sehingga total bantuan masker yang disalurkan ke Kapuas mencapai 70 ribu pcs. Bantuan 70 ribu pcs masker ini merupakan bagian dari 1 juta pcs masker yang diupayakan Pemerintah Provinsi Kalteng. Seluruh Kabupaten/Kota di Kalteng nantinya akan menerima bantuan masker secara proporsional.

Masyarakat diwajibkan memakai masker saat keluar rumah, terlebih di daerah yang telah menerapkan PSBB. Apabila terjadi kekurangan persediaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat, pemerintah berencana untuk kembali melakukan order 500 ribu pcs masker ke Sritex. Adapun saat ini, persediaan masker yang masih ada di Pemprov sejumlah 250 ribu pcs masker.

BACA JUGA :  EMPAT POSITIF COVID-19 DI KALTENG

Usai serah terima bantuan masker kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas, Gubernur Sugianto mengatakan memperketat arus keluar masuk kendaraan atau orang di Kapuas dinilai penting karena berbatasan langsung dengan Provinsi Kalsel di mana angka positif Covid-19 mencapai 500 orang lebih, terdapat kasus meninggal dunia, dan diperkirakan jumlahnya masih akan terus bertambah.

“Maka dari itu, di perbatasan itu kami jaga, kami dengan Danrem, Kapolda memastikan kita siap atau tidak, Kapuas siap dan pos ini akan mundur ke jembatan timbang lebih memadai peralatan APD disiapkan, kita perkuat,” jelas Gubernur Sugianto.

“Kita juga dari Pusat minta bahwa ada PSBB. Saya bicara dengan Bupati, di Palangka Raya sudah PSBB dan angka menurun. Angka kesembuhan Kota tertinggi. Saya minta dengan Bupati buat permohonan ke Provinsi untuk pemberlakukan PSBB di Kapuas. Perrkuat di perbatasan,” imbuh Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan bahwa masyarakat dari luar Kalteng bisa masuk ke Kalteng melalui Kapuas, perbatasan Barito Timur dengan Tanjung, perbatasan Barito Timur dengan Kalimantan Timur meski cukup jauh, serta perbatasan daerah barat Lamandau dengan Kalimantan Barat.

“Kita perkuat, pastikan menjaga keselamatan masyarakat Kalteng,” tegasnya sembari kembali mengajak masyarakat hidup disiplin agar terhindar dari Covid-19.

Bahkan, pada kunjungan kerjanya kali ini, Gubernur tak segan menegur pengendara mobil atau motor yang masih bepergian keluar daerah. Bagi masyarakat ber-KTP Kalteng diminta tidak keluar daerah dan berbalik arah, begitu pula yang ber-KTP atau bernomor plat luar Kalteng diminta untuk tidak masuk ke Kalteng. Gubernur juga menegur masyarakat yg tidak memakai masker dan memberikan masker kepada yang bersangkutan.(Pr/Hms/Den).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *