BAWA 53 KRU, KAPAL SELAM NANGGALA-402 MASIH DALAM PENCARIAN

oleh -75 views
BAWA 53 KRU, KAPAL SELAM NANGGALA-402 MASIH DALAM PENCARIAN 1
(FOTO: IST)

Jakarta (Dayak News) Militer Indonesia, khususnya TNI Angkatan Laut (AL) berduka. Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Nanggala-402 yang merupakan jenis kapal perang hilang kontak saat menyelam di perairan Bali bagian utara.

Hingga saat ini, kapal selam tersebut masih dalam pencarian alias belum ditemukan. Informasi yang dihimpun Dayak News dari berbagai sumber, kapal selam buatan Jerman (Barat) tahun 1977 tersebut hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) sejak pukul 03.00 WIB dini hari.

Pernyataan Kepala Dinas Penerangan TNI-AL Laksamana Pertama Julius Widjojono, setidaknya terdapat 53 kru dalam kapal tersebut.

Kapal selam yang tengah mengikuti latihan torpedo itu disebut gagal menyampaikan hasil latihan seperti yang diharapkan.

“Kapal selam itu mengambil bagian dalam latihan penembakan rudal di perairan Bali Utara, tetapi gagal menyampaikan hasil latihan seperti yang diharapkan,” ujar Julius.

Disebutkannya pula, titik koordinat KRI Nanggala-402 sudah diketahui.

“Masih dicari, tapi titik koordinat hilangnya kapal tersebut sudah ditemukan, sekitar 95 kilometer sebelah utara dari Pulau Bali,” tambah Julius.

Terpisah, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, pihaknya masih dalam proses pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali. Dia mengerahkan seluruh kapal yang mempunyai kemampuan pencarian bawah air.

“Masih dalam pencarian di perairan Bali, 60 mil dari Bali,” ungkap Hadi kepada wartawan.

Pencarian akan terus dilakukan dengan mengerahkan semua kapal milik TNI yang mempunyai kemampuan pencarian bawah air.

“Seluruh kapal yang punya kemampuan pencarian bawah air. Besok pagi saya ke sasaran,” kata Hadi.

Saat ini, TNI AL memiliki lima armada kapal selam. Tiga di antaranya baru buatan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME), Korea Selatan, yaitu KRI Nagapasa 403, Ardadedali 404, Alugoro 405.

Adapun dua unit kapal selam lainnya merupakan buatan Jerman dan sudah berusia tua. Selain Nanggala yang hilang, satunya bernama Cakra 401. (Sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *