DAD SAKSIKAN PEMUSNAHAN 2,998 KG SABU

oleh -
DAD SAKSIKAN PEMUSNAHAN 2,998 KG SABU 1

Palangka Raya, 18/3/2020 (Dayak News). Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng) diundang khusus untuk menyaksikan pemusnahan narkotika sejumlah 2,998 kilogram (Kg) dari 3,04 kg narkotika jenis sabu atau methampetamine.

Pemusnahan dilakukan didepan kantor Badan Narkorkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah ( Kalteng) di Palangka Raya, Rabu (18/3/2020).

Sebelum dimusnahkan dilakukan pendeteksian tentang keaslian narkoba itu dan disaksikan oleh semua yang hadir, termasuk wartawan. Selanjutnya dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air yang telah disiapkan khusus dalam ember penampung.Hasil air musnahan ditumpahkan dalam galian tanah yang lanhsung dikuburkan diluar pagar kantor BNN Kalteng.

“Kalau gula pasir dilarutkan seperti itu kedalam air harus diaduk dulu agar hancur.Tapi kalau narkoba hanya tampilannya saja seperti gula.Saat dilarutkan dengan cepat mencair menyatu jadi air tampa harus diaduk,” kata salah seorang yang menyaksikan dengan mengenakan baju seragam BNN.

DAD SAKSIKAN PEMUSNAHAN 2,998 KG SABU 2

Dalam pemusnahan barang haram itu dibawa langsung tiga orang tersangka pengedar. Selain itu diundang pula menyaksikan dan melakukan pemusbahan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H.Taufiq Mukri yang juga ketua BNN Kotim, Ketua DPRD Kotim Dra.Rinie, mewakili Kapolda, mewakili Kejaksaan Tinggi, mewakili Ketua DAD Kalteng, Kepala Pengadilan Negeri Palangka Raya dan Kepala BPOM Palangka Raya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kalteng Drs.Marudut Hutabarat,M.IP diwakili oleh Kombes Pol Tony Sinabela dalam sambutannya, mengatakan data awal narkoba sabu hasil tangkapan itu sejumlah 3,04 kg. Namun berkurang untuk keperluan tes laboratorium dan lain-lain hingga tersisa 2,998 kg yang dimusnahkan.

Dikatakan, dengan diamankan sabu seberat 3.04 kg itu berarti dapat diselamatkan sekitar 30.000 orang dari bahaya narkoba. Untuk penduduk Kalteng sejumlah itu, berarti lebih dari penduduk satu kecamatan yang terselamatkan. Namun demikian, BNN tidak puas namun ini menjadi penyemangat terus meningkatkan pengawasan, katanya. (BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.