GULAT MANURUNG: STOP PRAKTEK KRIMINALISASI BAGI PETANI

oleh -283 views
GULAT MANURUNG: STOP PRAKTEK KRIMINALISASI BAGI PETANI 1

Palangka Raya, 15/10/1010 (Dayak News) Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung secara tegas meminta agar pihak aparat keamanan menghentikan atau stop melakukan praktik kriminalisasi bagi para petani.

Hal itu ditegaskan pada kegiatan forum kemitraan pelaku usaha perkebunan untuk peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit sekaligus pengokohan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Apkasindo Kalteng periode tahun 2020 – 2025 di Palangka Raya, Kamis (15/10/2020).

Menurut Gulat Manurung, petani sawit itu sebagai aset negara dan bukan untuk disengsarakan.Pemerntah kini sangat memberikan perhatian dan perlindungan bagi para petani.Hal itu terlihat dari isi UU Cipta Kerja yang baru disahkan.

GULAT MANURUNG: STOP PRAKTEK KRIMINALISASI BAGI PETANI 2

Dikatakan, tim di Apkasindo sudah mempelajari secara teliti isi UU yang banyak mendapat sorotan.Hanya saja akibat disusupi ‘penumpang gelap’ memainkan melalui media sosial hingga terjadi hoax berhasil menggiring opini, bahwa UU Cipta Kerja ditanggapi negatif pula.

Padahal, jika dipelajari secara teliti terlihat jelas keberadaan UU ini. Seperti perlindungan bagi petani. “Dalam UU Cipta Kerja, secara tegas perlindungannya yang memberikan penyelamatan bagi para petani,” tandas Gulat Manurung.

GULAT MANURUNG: STOP PRAKTEK KRIMINALISASI BAGI PETANI 3

Dikatakan, sebelumnya petani saat melakukan aktivitasnya sebagai petani menjadi bulan-bulanan dan diseret-seret, dituding melakukan kesalahan masuk segala kawasan hutan. Ujungnya didenda hingga dipidana kan.

“Dalam UU Cipta Kerja secara jelas jika lahan petani masuk kawasan hutan, harus dilakukan pelepasan,” ucap Gulat Medali Emas Manurung. (Pr/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *