KENA BOBOL LEWAT INTERNET BANKING, MARBOT MASJID WARGA DESA TEWANG BERINGIN INI RUGI JUTAAN RUPIAH

oleh -
KENA BOBOL LEWAT INTERNET BANKING, MARBOT MASJID WARGA DESA TEWANG BERINGIN INI RUGI JUTAAN RUPIAH 1
Muhammad Aryanor

Kasongan, (Dayak News)– Hati hati bila anda memiliki aplikasi mobile banking dan internet banking. Jangan asal mengklik sesuatu persetujuan atau mendownload kembali aplikasi tersebut jika ada tawaran dari WA, facebook dan media sosial lainnya. Sebagaimana dialami Muhammad Aryanor warga desa Tewang Beringin Kabupaten Katingan mengalami kerugian Rp. 7,750 juta akibat rekeningnya dibobol hacker yang sebelumnya mengirim aplikasi palsu.

Awalnya, Kamis (23/9) Muhammad Aryanor iseng mengklik iklan BRI mo yang diperolehnya dari facebook. Dalam iklan tersebut terdapat nomor WhatsApp yang mengarahkannya mengisi aplikasi yang telah diunduh melalui WhatsApp berkaitan dengan data data pribadi pemilik rekening.

Dengan polosnya, pria ini mengisi semua data data yang diperlukan hingga selesai dan menutup kembali aplikasi itu.

KENA BOBOL LEWAT INTERNET BANKING, MARBOT MASJID WARGA DESA TEWANG BERINGIN INI RUGI JUTAAN RUPIAH 2
Asal iklan facebook yang diunduh Muhammad Aryanor

Namun, saat ia mencoba membuka aplikasi asli yang diperoleh melalui BRI, tidak bisa. Selalu muncul nomor one time password (OTP).

Berkali kali ia mencoba untuk login, tapi selalu gagal. Lalu muncul petunjuk dari WhatsApp yang meminta memasukan nomor OTP ke aplikasi palsu, agar aplikasi yang sebenarnya normal.

Namun berulang kali memasukan OTP tetap saja aplikasi asli tidak terverifikasi. “Hingga sore, muncul notifikasi ada transaksi dana keluar sejumlah Rp. 7.750.000,-.

Saya kaget, ketika cek saldo Bank, terkuras habis,” kisah Muhammad Aryanor, Jumat (24/9).

KENA BOBOL LEWAT INTERNET BANKING, MARBOT MASJID WARGA DESA TEWANG BERINGIN INI RUGI JUTAAN RUPIAH 3
Bentuk aplikasi palsu

Lebih lanjut, Pria yang hanya bekerja sebagai Marbot Mesjid ini, mengatakan telah menyampaikan laporan kepada pihak Bank. “Tapi mereka tidak bertanggung jawab. Alasannya kejadian itu murni penipuan dan bukan kelalaian Bank,” tambahnya.

Akhirnya, Muhammad Aryanor melaporkan peristiwa itu kepada Kepolisian. “Laporannya sudah diterima. Besok Saya kembali ke Polres Katingan untuk menyampaikan selengkapnya kronologi kejadian. Tadi siang terbentur Jumat,” pungkasnya.

Sementara Pihak BRI Kasongan masih belum bisa dikonfirmasi terkait peristiwa itu. Sedangkan Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, SH, S.IK, M.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Adhy Heriyanto, SH membenarkan telah ada laporan terkait kejadian itu. “Sudah kita terima pengaduannya,” sebutnya singkat. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.