RESMI DAFTAR BACAWAGUB KALTENG, UJANG ISKANDAR INGINKAN PERUBAHAN

oleh -
oleh
RESMI DAFTAR BACAWAGUB KALTENG, UJANG ISKANDAR INGINKAN PERUBAHAN 1
DR. H. Ujang Iskandar, ST

Palangka Raya, 9/10/19 (Dayak News). Sebagai bentuk niatan yang tulus dari mantan Bupati dua periode Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah (Kalteng), yang sekaligus juga pernah menjadi Calon Gubernur (Cagub) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur Kalteng pada tahun 2015 lalu.

Pada Pilkada gubernur dan wakil gubernur tahun 2020 mendatang, kembali DR. H. Ujang Iskandar, ST, Msi secara resmi dipastikan akan bertarung sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) pada Pilkada tahun 2020 mendatang.

“Keinginan saya maju kembali di Pilkada Kalteng tahun 2020 mendatang, karena saya melihat kondisi Provinsi Kalteng ini sangat memerlukan perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai sektor,” kata Ujang Iskandar Kepada Dayak News.com, di Palangka Raya, kemarin.

Pria kelahiran 6 Juni 1961 ini juga menambahkan, Pembangunan Infrastruktur, Perekonomian yang mengarah kepada Kesejahteraan masyarakat hingga tatanan birokrasi berbasis pelayanan di Kalteng ini harus berubah. Dirinya berkomitmen ingin mengubah hal tersebut agar bisa lebih baik lagi.

Saat ini dirinya telah mendaftarkan kepada tiga partai diantaranya yakni Partai Nasdem, Gerindra, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan mendaftar sebagai Bacawagub, hal ini dilakukannya agar menghilangkan keegoan demi meraih kemenangan, karena posisi wakil juga sangat menentukan seorang Bacagub dan posisi tersebut tidak banyak dilirik oleh tokoh yang ada.

“Banyak tokoh yang mendaftar sebagai Bacagub. Saya mendaftar wakil, karena saya sadar harus menghilangkan ego untuk menang, persoalan siapa nantinya yang akan menjadi pasangan itu sudah menjadi mekanisme dan keputusan partai dimana tempat saya mendaftar,” bebernya.

Dalam Pilkada tahun 2020 mendatang, Partai Politik (Parpol) yang ada di DPRD Provinsi Kalteng dapat mengusung Pasangan Calon (Paslon) harus memiliki minimal 9 kursi yang ada diparlemen, saat ini jumlah keseluruhan kursi yang ada sebanyak 45 kursi dengan 11 Parpol yang telah lolos pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2018 lalu.

PDI Perjuangan memperoleh 12 kursi, Partai Golkar 7 kursi, Partai Demokrat 6 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, Partai Nasdem 5 kursi, PKB 4 kursi, PAN 2 kursi, PKS 1 kursi, PPP 1 kursi, PKS 1 kursi, Partai Hanura 1 kursi, dan Partai Perindo 1 kursi.

“Dengan jumlah kursi PDI Perjuangan sebanyak 12 kursi diparlemen, maka PDI Perjuangan sangat mempunyai peluang yang sangat besar tanpa harus berkoalisi dengan Parpol lainnya untuk mengusung pasangan calon. Dan apapun hasilnya nanti siapa yang diusung oleh Parpol untuk menjadi calon gubernur, saya siap dan patuh atas semua keputusan partai,” demikian Ujang Iskandar. (Dayak News/Fuad/BBU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.