SATU MALAM TAK PULANG, BOCAH 10 TAHUN DITEMUKAN TEWAS TENGELAM

oleh -
SATU MALAM TAK PULANG, BOCAH 10 TAHUN DITEMUKAN TEWAS TENGELAM 1
Bocah ditemukan tak bernyawa dan mengapung disebuah genangan bekas galian di belakang Kantor KPUD Barito Timur, Sabtu (4/9/2021)

Tamiang Layang (Dayak News) – Malang tak dapat ditolak, seorang bocah laki-laki berusian 10 tahun, setelah tak pulang selama satu malam, akhirnya ditemukan tak bernyawa dan mengapung disebuah genangan bekas galian di belakang Kantor KPUD Barito Timur, Sabtu (4/9/2021)

Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra ketika dikonfirmasi, Minggu (5/9/2021) melalui Kapolsek Dusun Timur Iptu Ferry Endro membenarkan bahwa pada hari Sabtu, (4/9/2021)pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait di temukan sosok mayat bocah laki – laki dibelakang Kantor KPUD Bartim.

Lebih lanjut Kapolsek Iptu Ferry Endro mengatakan adapun kronologi kejadiannya berdasarkan keterangan para saksi dan orang tuan korban, PS (10) sehari sebelummnya terlihat bermain dengan teman-temannya, namun setelah tidak pulang keluarga dan warga mencari korban dan baru pada hari Sabtu tanggal 04 September 2021 pukul 08.30 Wib, Pelapor telah menemukan sesosok mayat anak laki – laki di dalam genangan parit bekas galian Kel. Tamiang Rt. 001 tepatnya dibelakang Kantor KPUD Bartim Kecamatan Dusun Timur, lalu Pelapor mendatangi Polsek Dustim dan melaporkan ke Piket SPKT I ( Satu ), lalu Piket SPKT yang di Pimpin Kanit Reskrim Sek Dustim menuju TKP dengan membawa APD dan Alat Ident, jarak yg di tempuh dari Mako Sek Dustim menuju TKP sekitar 2 Km dengan melalui jalan pemukiman masyarakat, katanya.

SATU MALAM TAK PULANG, BOCAH 10 TAHUN DITEMUKAN TEWAS TENGELAM 2

Selanjutnya, kata Kapolsek, dalam pemeriksaan awal korban di TKP Anggota Polsek Dustim langsung memasang Police Line di sekitar Mayat Korban dan saat melakukan pemeriksaan tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban. Informasi dari Saksi bahwa menemukan Mayat Korban, ucapnya

“Pada mayat korban tenggelam PS (10) dar hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan mayat di perkirakan sudah tenggelam selama satu malam dengan kondisi perut kembung dan ada pembengkakan akibat terendam di air” tegasnya.

Kemudian janazah PS (10) dibawa ke RSUD Tamiang Layang, untuk dilakukan Visum et Repertum ( VER ), namun orang tua korban menolak untuk dilakukan visum dan menyatakan iklas atas meninggalnya anaknya akibat tenggelam, kerena menolak untuk dilakukan visum Jenazah Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, tutur Kapolsek

Sementara sejumlah areal genangan dipasangi police line dan sejumlah barang bukti diamankan ke mapolsek DusunTimur, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (ani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.