WALHI NILAI PENDIRIAN PABRIK KAYU MELANGGAR ATURAN DI GUMAS

oleh -
WALHI NILAI PENDIRIAN PABRIK KAYU MELANGGAR ATURAN DI GUMAS 1

Kuala Kurun, 28/2/2020 (Dayak News). Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yakni Lembaga Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai, pendirian pabrik kayu dilakukan mendahului penerbitan ijin resmi sudah melakukan pelanggaran secara aturan.

Direktur Eksekutif Walhi Kalteng, Dimas Novian Hartono mengatakan, pendirian pabrik tersebut seharusnya harus menyelesaikan ijin-ijinnya terlebih dulu, katanya menjawab pertanyaan Dayak News.com tentang pendirian pabrik kayu oleh perusahan Hutan Tanaman Industri (HTI) di daerah Desa Dahian Tambuk, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gumas, Jumat (28/2/2020).

Selain itu, kata Dimas panggilan akrabnya, pihak perusahaan harus menyelesaikan UKL-UPL,baru mendirikan pabrik.

“Masyarakat bisa mempertanyakan atau hingga menutup aktivitas pabrik tersebut, karena belum menyelesaikan perijinannya”tutur Dimas, saat dihubungi melalui telepon seluler.(ES/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.