JERITAN MASYARAKAT HIDUP MERASA MAKIN TERJEPIT DI PULPIS

oleh -1.000 views

Pulang Pisau, 31/8/19 (Dayak News).

Sudah jatuh tertimpa tangga.Pepatah itu digunakan oleh masyarakat yang sulit mencari sesuap nasi dan terpaksa menambang emas namun ditangkap oleh polisi lagi.

Wardi, salah seorang anggota masyarakat di Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dengan nada curhat setelah rekan mereka ditangkap oleh pihak kepolisian.

Dikatakan, ekonomi masyarakat benar-benar terpuruk saat ini. Mencari Sumber Daya Alam (SDA) berupa kayu dan menambang di alam sekitar tempat dititipkan oleh Tuhan tempat lahir dilarang keras, tapi tidak ada diberikan solusi juga bagaimana caranya mempertahan hidup agar perut terus terisi.

Kata orang-orang sekarang lebih baik hidup dipenjara tidak bakalan kelaparan karena selalu diberi makan.Apakah pemerintah kita maunya lebih baik jadi pencuri dan merampok dan masuk penjara saja. Karena mau hidup normal dengan membanting tulang sesuai kebiasaan terus diburu dan ditangkap, katanya dengan nada sedih.

Ungkapan itu dilontarkannya setelah menerima informasi, bahwa dua rekan mereka ditangkap polisi akibat menambang emas.

Dalam percakapan dengan Dayak News Online, warga masyarakat yang juga mengaku menghidup keluarga dari menambang emas, Sabtu (31/8/19) mengatakan, dua rekan mereka ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulpis di Desa Tangkahen, berinisial R (34) dan T (45) karena menambang emas dengan alasan tanpa ijin.

Kapolres Pulpis AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada ketika dikonfirmasi oleh wartawan membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku penambangan emas tersebut.

Menurut Kapolres, penangkapan terhadap kedua pelaku ini berawal saat anggota Polres Pulpis melakukan razia operasi penambang tanpa ijin (Peti) Telabang 2019 di Desa Tangkahen, Kecamatan Banama Tinggang.

Saat menggelar operasi tersebut, anggota menerima informasi ada aktivitas penambangan liar di kawasan setempat. Sehingga langsung melakukan giat penertiban terhadap aktivitas tersebut.

BACA JUGA :  UPAYA DINKES MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK

Saat ini lanjut Kapolres, keduanya telah menjalani pemeriksaan dan pendalaman terhadap kasus penambangan tersebut, guna mengungkap pelaku lainnya yang terlibat. (Dayak News/Den/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *