JOKOWI BANTAH IKN BARU DI KALTIM

oleh -169 views

Jakarta, 22/8/19 (Dayak News). Pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Jalil yang menyebutkan bahwa ibu kota negara (IKN) baru ditetapkan di Kalimantan Timur (Kaltim) secara spontan dibantah keras oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Jokowi menegaskan, hingga saat ini pemerintah belum menentukan provinsi mana yang akan dipilih sebagai lokasi ibu kota baru, karena masih dalam tahap dan kajian yang belum komplet.

“Masih tunggu satu atau dua kajian,” kata Jokowi di Istana Bogor, Kamis (22/8/19).

Presiden juga menyatakan, hingga saat ini dirinya belum menerima kajian detail yang dimaksud tersebut.

Menurut Presiden, saat ini Pemerintah baru sebatas menentukan bahwa ibu kota pengganti DKI Jakarta akan ada di Pulau Kalimantan.

“Akan kita umumkan pada waktunya, masih nunggu kajian, tinggal satu, dua kajian belum disampaikan kepada saya,” tegas Jokowi.

Sempat santer diberitakan media online sebelumnya, Menteri ATR Ruang Sofyan Djalil menyatakan, Kaltim dipastikan bakal menjadi lokasi ibu kota negara yang baru. Hal itu diungkapkan Sofyan Djalil di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (22/8/19).

Meski demikian, ia masih menutup rapat informasi terkait kawasan yang benar-benar akan menjadi ibu kota pengganti DKI Jakarta.

“Kaltim, tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana lokasi persis,” ungkap Sofyan Djalil.

Alasan pemerintah belum memastikan wilayah Kaltim bagian mana yang akan dijadikan ibukota lantaran ingin lebih dulu memastikan kesiapan lahan di kawasan tersebut. Sebab, pemerintah membutuhkan luasan tanah yang tak sedikit untuk membangun Istana Negara dan berbagai kelengkapan pemerintahan.

Perkiraan Sofyan, setidaknya dibutuhkan tanah seluas 200 ribu sampai 300 ribu hektare untuk membangun ibu kota baru.

Selain soal kesiapan lahan, pemerintah menutup rapat lokasi persis IKN baru demi menghindari aksi spekulasi harga tanah oleh segelintir oknum.

BACA JUGA :  RAUP RP 7,8 M, PASUTRI PENIPU BERLIDAH "LINTAH"

“Begitu diputuskan di mana lokasinya, akan kami kunci,” ucapnya. (Dayak News/PR/AS/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *