JOKOWI TUNJUK ANGKA 17 JULI

oleh -30 views

Palangka Raya, 9/5/19 (Dayak News). Presiden RI Jokowi berkesempatan mengunjungi dari dekat tugu Ir.Soekarno.Ditempat ini dipancang tiang ulin pertama yang pada perkembangannya dijadikan sebagai tugu mengawali pembangunan kota Palangka Raya.

Kunjungan ditempat ini, merupakan agenda hari kedua di Pulau Kalimantan, Rabu 8 Mei 2019 dari agenda alternatif lokasi yang menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia.

Saat mengunjungi tugu secara jelas telunjuk Presiden Jokowi menunjuk 17 Juli. Dari hasil cepretan kamera inilah mengundang pertanyaan banyak pihak.

Akankah terjadi tanggal 17 Juli dengan tahunnya yang masih tanda tanya pula ditandatangani penetapan sesungguhnya keputusan presiden tentang kepastian pemindahan ibukota negara.

Semua itu masih mengandung pertanyaan yang membuat penasaran banyak pihak.”Kita tunggu saja perkembangannya,” kata Darius (47) salah seorang warga kota Palangka Raya.

Lokasi yang ditinjau berada di Provinsi Kalteng, dan menjadi lokasi kedua yang disambangi Presiden setelah sehari sebelumnya meninjau lokasi yang berada di Provinsi Kalimantan Timur.

Presiden dan rombongan bertolak menuju Kabupaten Gumas yang menjadi salah satu alternatif ibu kota Negara RI tersebut dengan Helikopter Super Puma TNI AU pada pukul 09.55 WIB melalui Bandar Udara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya dan tiba di helipad yang berada di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) pada pukul 10.40 WIB.

Ketika berbicara kepada wartawan usai shalat tarawih, Presiden menjelaskan bahwa berbagai aspek akan menjadi pertimbangan dalam pemilihan ibu kota tersebut.

“Semua aspek memang harus dilihat, sosiologi, masalah lingkungan, masalah kebencanaan, masalah yang berkaitan dengan sosial politik, kebutuhan air bisa tersedia atau tidak, gambut dalam atau tidak, masalah konstruksi seperti apa. Semuanya akan dicek dilihat dikalkulasi oleh tim. Saya hanya melihat lapangannya, kemudian biar ada feeling begitu. Nah nanti dalam memutuskan biar tidak salah,” kata Presiden.

BACA JUGA :  POLITIK BAGIAN PENTING DALAM BERNEGARA

Pemerintah, lanjut Presiden, apabila sudah memiliki data-data dari berbagai aspek tersebut yang berasal dari beberapa lokasi yang menjadi alternatif calon ibu kota, tentunya akan segera memutuskan pilihannya dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan DPR RI.

“Kalau bahan-bahan yang tadi saya sampaikan sudah komplet yang dipaparkan pada saya mengenai aspek sosial politik, sosiologi kemasyarakatan, masalah lingkungan, masalah kebencanaan, masalah kependudukan, masalah topografi, masalah bahan baku air,banjir, gempa bumi, dan lain-lain sudah komplet, ya segera akan kami putuskan. Namun kan tentu saja ini harus konsultasi dengan DPR,” ucap Presiden. (Dayak News/PR/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *