BULAN PUASA HARGA DAGING AYAM NAIK DI KALBAR

oleh -17 views

PONTIANAK, 7/5/19 (Dayak News). Sejak satu minggu terakhir ini harga daging ayam potong di pasaran di Kota Pontianak mengalami kenaikan harga. Sebelumnya harga daging ayam berkisar antara Rp 25.000, hingga Rp 30.000, per kg , namun satu minggu terakhir ini harga naik menjadi Rp 35.000, per kg.

Hal itu dikatakan Muhammad Safri (45) salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Flamboyan kepada wartawan paghi ini Selasa (7/5/19).
Ia mengatakan, sudah menjadi satu kebiasaan pada saat menjelang perayaan hari besar, harga kebutuhan mengalami kenaikan. Seperti sekarang ini saat perayaan bulan puasa harga kebutuhan biasanya naik.
Salah satu harga kebutuhan yang sudah mengalami kenaikan harga yaitu harga daging ayam potong . Sebelum perayaan bulan puasa harga daging ayam hanya berkisar Rp 25.000, – 30.000, per kg.
Namun sejak perayaan bulan puasa pada awal Minggu ini harga daging ayam potong mengalami kenaikan yaitu menjadi Rp 35.000, per kg. Kemungkinan besar saat menyambut perayaan hari Raya Idul Fitri harga akan naik lagi.
Dikatakan demikian karena saat menjelang perayaan bulan puasa dan perayaan hari Raya Idul Fitri permintaan daging ayam mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Seiring dengan tingginya permintaan maka harga juga akan mengalami kenaikan harga.
Pihaknya mengharapkan agar stok daging ayam tetap aman dan harga tidak mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Sehingga permintaan masyarakat tetap tinggi dan dapat dilayani.
Jika stok daging ayam tidak aman atau idak cukup maka harga daging ayam akan mengalami kenaikan yang cukup tinggi dan permintaan masyarakat akan menurun.
Dikatakan demikian karena jika stok tidak aman maka harga tinggi hal ini mengakibatkan permintaan masyarakat akan menurun.
Selain itu pihaknya juga mengharpakan agar situasi dan kondisi di Kalbar tetap aman dan kondusif seperti sekarang ini. Sebab jika tidak aman maka perekonomian masyarakat terganggu dan masyarakat akan susah merayakan bulan puasa dan Idul Fitri. (Dayak News/SOS/BBU).

BACA JUGA :  PEREMPUAN HARUS BISA MENJADI PENGGERAK ANTI KORUPSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *