INTENSIFKAN PERUSAHAAN DAN PEMDA ANTISIPASI KARHUTLA DI KALBAR

oleh -
oleh
INTENSIFKAN PERUSAHAAN DAN PEMDA ANTISIPASI KARHUTLA DI KALBAR 1

PONTIANAK, 15/11/19 (Dayak News). Sebelum memasuki musim kemarau dan sebelum terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) , perusahaan bersama dengan Pemda dan segenap elemen masyarakat harus dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan. Dengan adanya antisipasi itu maka kebaran lahan yang menyebabkan kabut asap tidak terjadi lagi.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komite II DPD RI Cristiandy Sanjaya usai acara rapat dengar pendapat dengan Pemprov Kalbar kepada wartawan Rabu (13/11).
Ia mengatakan, semua pihak khususnya pihak perusahaan perkebunan maupun kehutanan dengan melakukan antisipasi sebelum masuk musim kemarau. Secara khusus Pemda harus melakukan atau memberikan ancaman dan tindakan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan baik itu lahan perusahaan maupun lahan milik perorangan.

Artinya kita melakukan pencegahan karhutla selain itu kita juga dapat memanfaatkan lahan dengan komoditas lain. Jadi harus dijaga lahan itu tidak sampai terbakar dan tidak menimbulkan kabut asap.

Beberapa cara yang haarus dilakukan seperti melakukan pemgelolaan hutan lindung dan daerah aliran sungai dengan baik dan sesuai aturan. Hal ini penting karena selama ini lahan itu dimanfaatkan setelah terjadi kebakaran atau setelah terbakar.

Selanjutnya yang menjadi perhatian kita semua adalah selama ini yang menjadi tersangka atau yang dikorbankan adalah orang “kecil” atau dapat diketakan petani. Sementara pemilik kebun atau “bos” kebun sangat sulit dan tidak tersentuh oleh apparat penegak hukum.

Hal inilah yang menjadi perhatian kita semua, sehingga antisipasi karhutla harus dilakukan sejak dini. Artinya kita harus mengantisipasi agar kebakaran hutan tidak terjadi dan kabut asap tidak timbul.

Sebelum memasuki musim kemarau hendaknya semua persiapan dan keperluan agar dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla. Bagi perusahaan hendaknya dipersiapkan semua peralatan yang diperlukan untuk memadamkan api jika terjadi kaarhutla.

Namun yang paling penting adalah antisipasi dan sosialisasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi. Selanjutnya jika Karhutla dapat diantisipasi maka kabut asap juga tidak akan timbul dan menimbulkan masalah bagi masyarakat.[SOS/BBU].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.