BERSAING DENGAN 415 KABUPATEN KOTA SE-INDONESIA, MAHULU RAIH PENGHARGAAN LPPD 2018

oleh -198 views
BERSAING DENGAN 415 KABUPATEN KOTA SE-INDONESIA, MAHULU RAIH PENGHARGAAN LPPD 2018 1

MAHAKAM ULU, 28/11/2020 (DAYAK NEWS). Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) berhasil meraih penghargaan Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2018 dengan menyandang Status Kinerja Tinggi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, (16/11/2020).

Keberhasilan Kabupaten Termuda di Kalimantan Timur (Kaltim) ini, tidak terlepas dari kerja keras seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Mahulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta kemampuan menyelenggarakan otonomi daerah yang baik.

Seperti yang dilansir media dayaknews.com dari laman humas.mahakamulukab.go.id/Hms11 , Kabupaten Mahulu yang baru berusia 7 Tahun dan resmi menjadi Daerah Otonomi Penuh atau Mandiri pada 16 Oktober 2018 ini telah berhasil bersaing dengan 415 Kabupaten/Kota se- Indonesia.

Atas keberhasilan tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mahulu Drs Gede Yusa SH mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mahulu untuk mempertahankan dan terus meningkatkan prestasi yang telah diraih.

“Kita harus bisa memahami menyadari bahwa, piagam penghargaan ini adalah hal yang sangat penting dan harus dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan,” ungkap Pjs. Bupati Drs Gede Yusa SH usai menerima penghargaan LPPD Tahun 2018 di ruang Rapat Gedung H Kemendagri RI.

Pjs Bupati Mahulu Drs Gede Yusa SH menambahkan bahwa, prestasi yang diraih merupakan penilaian terhadap peningkatan kemampuan pemerintahan daerah dalam menyelenggarakan otonomi daerah sehingga menghasilkan kinerja yang tinggi, terangnya.

“Kita harus lebih semangat lagi dalam pelayanan kepada masyarakat serta tunjukkan kualitas kinerja yang tinggi,” imbau Pjs Bupati Mahulu.

“Hal ini harus di pahami oleh seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Mahulu, bahwa kinerja yang tinggi berpengaruh juga terhadap penilaian dari pusat. Apalagi ini terkait dengan anggaran serta lain sebagainya,” pungkas Drs Gede Yusa.(JHY/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *