ANTISIPASI COVID-19, PENGAWASAN BANDARA TJILIK RIWUT DITINGKATKAN

oleh -15 views
ANTISIPASI COVID-19, PENGAWASAN BANDARA TJILIK RIWUT DITINGKATKAN 1
Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya (FOTO: SAR)

Palangka Raya, 31/12/2020 (Dayak News). Jajaran PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya terus meningkatkan pengawasan terhadap penumpang penerbangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di area bandara, seiring libur Natal dan tahun baru.

Executive General Manajer PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Siswanto mengakui, jumlah penumpang pesawat melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya meningkat saat libur Natal dan tahun baru ini.

Menurutnya, peningkatan itu menunjukkan antusiasme masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk berlibur di luar daerah cukup tinggi meski saat ini pandemi masih berlangsung. Kondisi demikian dinilai meningkatkan potensi penyebaran Covid-19 sehingga pihaknya perlu meningkatkan pengawasan.

“H-2 atau tanggal 23 Desember, penumpang berjumlah 2.020 dan itu angka tertinggi selama masa pandemi. Diperkirakan saat libur tahun baru juga sama,” kata Siswanto di Palangka Raya, Selasa (29/12) tadi.

Di masa normal sebelum pandemi rata-rata jumlah penumpang pesawat yang melalui bandara tersebut mencapai 2.500-2.700 orang. Sementara selama pandemi Covid-19 jumlah penumpang berada di bawah 2.000 orang per hari.
Untuk itu PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat termasuk penumpang wajib melakukan tes cepat saat terbang melalui bandara tersebut.
Pihaknya juga memberikan layanan informasi bagi penumpang untuk mengetahui daerah mana saja yang mulai menerapkan peraturan wajib rapid tes antigen bagi warga yang masuk daerah setempat.
“Ada dua pemeriksaan. Rapid dan antigen itu untuk (rute) daerah di Pulau Jawa, kemudian PCR di Provinsi Bali. Sedangkan untuk penerbangan rute lain melalui transit, sebagai contoh dari Palangka Raya menuju Pontianak atau ke Palembang hanya transit di Jakarta, mereka  dilakukan pemeriksaan antibodi,” tandasnya. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *