HERU HIDAYAT LAUNCHING BUKU AJAKAN JADI RELAWAN DI PANTI ASUHAN

oleh -12 views
HERU HIDAYAT LAUNCHING BUKU AJAKAN JADI RELAWAN DI PANTI ASUHAN 1

Palangka Raya (Dayak News) Tokoh pemuda Kalimantan Tengah (Kalteng) H Heru Hidayat meluncurkan bukunya yang berujudul  “Mengapa Harus Jadi Relawan Kemanusiaan” Minggu (7/3/2021) siang. Dia memilih lokasi ‘tak biasa’, yakni Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Berkah, Jalan G Obos, Palangka Raya sebagai tempat meluncurkan karyanya itu.

Launching buku yang ditulis Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalteng ini digelar serangkaian dengan bakti sosial dan syukuran HUT ke-4 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Kegiatan dihadiri Ketua SMSI Provinsi Kalteng H Sutrasnyah dan  jajaran pengurus,  pengasuh Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Berkah Ustaz HM Gafur, serta puluhan anak-anak binaan panti asuhan tersebut.

Launching ditandai dengan pembagian buku kepada pengurus SMSI Kalteng, jajaran pengasuh Pondok Pesantren dan Panti Asuhan berkah, serta anak-anak binaan panti.

Menurut mantan Ketua Umum DPW PKS dan Anggota DPRD Provinsi Kalteng ini, pemilihan panti asuhan sebagai lokasi launching sederhana itu selain untuk mengambil berkah dengan mendekatkan diri pada anak-anak yang kurang beruntung, juga selaras dengan tema buku, yakni solidaritas membantu sesama.

Buku 126 halaman yang diisi pengantar dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu, tokoh pendidik Dr Wahyu E Setiawan, mantan Plt Sekda Provinsi Kalteng Dr H Mugeni, Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng Ir H Darliansjah, dan tokoh pers H sutransyah ini berisi catatan pengalaman penulis di berbagai aksi kemanusian bersama relawan PKS.

“Melalui buku ini Saya ingin memotivasi seluruh pihak, terutama generasi muda untuk senang membantu, menolong, dan memberi manfaat kepada sesama,” ujar pria kelahiran Cimanggu 26 April 1980 itu.

Heru yang pernah mengecap berbagai program pelatihan kerelawanan itu menambahkan, sikap ringan tangan dalam menolong sesama dapat dilakukan secara personal maupun dalam suatu komunitas relawan.

“Keberadaan relawan kemanusiaan ini menjadi garda terdepan bagi kesiap-siagaan keluarga, masyarakat, dan lingkungan,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, karya ini merupakan buku ketiga yang ditulis dan disusunnya hingga sekarang. “Semoga bermanfaat dan semakin berkah,” ujarnya. (Sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *