PEMPROV KALTENG ANGKAT BICARA PERIHAL KASUS TAMBANG “MAUT” DI KOBAR

oleh -50 views
PEMPROV KALTENG ANGKAT BICARA PERIHAL KASUS TAMBANG "MAUT" DI KOBAR 1

Palangka Raya, 23/11/2020 (Dayak News). Heboh perihal kasus tambang emas illegal yang longsor di Desa Sei Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang terjadi pada hari Rabu, 18 November 2020. Diketahui kebanyakan pekerja di tambang emas illegal itu merupakan warga luar Kalimantan Tengah.

Sekda Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri yang di temui usai rapat paripurna di DPRD provinsi Kalimantan Tengah pada kesempatan itu mengatakan, bahwa Pemprov sudah mendengar tentang adanya insiden longsor di tambang emas ilegal di Kobar dari pemerintah daerah setempat.

Fahrizal juga mengatakan bahwa Pemprov akan menginformasikan kepada jajaran pemerintah kota dan kabupaten untuk melakukan pengawasan dan penertiban kepada usaha tambang emas illegal, karena kebanyakan pertambangan illegal cenderung kurang pada sisi keamanan dan keselamatan kerja bagi para pekerjanya.

Fahrizal juga mengatakan bahwa Pemprov sudah mengajukan beberapa WPR untuk mengakomodasi pemenuhan wilayah kerja untuk masyarakat dan Pemprov berharap agar usulan ini disetujui oleh Kementerian ESDM.

Jika usulan itu sudah disetujui maka Pemprov akan bisa mengadakan pendampingan dan sosialisasi untuk masyarakat perihal bagaimana proses-proses pengolahan di tambang emas dengan cara yang ramah lingkungan, dan sosialisasi juga tentang keselamatan kerja, dan cara pengolahan yang sangat memperhatikan keberlangsungan lingkungan. (San/Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *