PERKEMBANGAN INFLASI KALTENG FEBRUARI 2021

oleh -16 views
PERKEMBANGAN INFLASI KALTENG FEBRUARI 2021 1
berita resmi statistik bulan Maret tentang Inflasi/Deflasi harga kebutuhan selama bulan Februari 2021, yang disampaikan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Eko Marsoro, secara daring, Senin (1/3) siang.

Palangka Raya, (Dayak News) Dari 90 kota pantauan IHK nasional, 56 kota mengalami inflasi dan 34 kota deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Mamuju (1,12 persen) dan deflasi tertinggi di Gunung Sitoli (1,55 persen). Palangka Raya menempati peringkat ke-13
kota inflasi di tingkat nasional, sedangkan Sampit menempati peringkat ke-32 kota deflasi.

Inflasi di Palangka Raya (0,33 persen) dipengaruhi oleh peningkatan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,95 persen), kelompok rekreasi olahraga dan budaya (0,93 persen), serta kelompok kesehatan (0,46 persen).

PERKEMBANGAN INFLASI KALTENG FEBRUARI 2021 2

Deflasi di Sampit (0,02 persen) dipengaruhi oleh penurunan indeks harga kelompok transportasi (0,50 persen), kelompok kesehatan (0,07 persen), serta kelompok pakaian dan alas kaki (0,06 persen).

Berdasarkan dua kota acuan (Palangka Raya dan Sampit), Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi (0,21 persen), laju inflasi tahun kalender (0,29 persen), dan tingkat inflasi tahun ke tahun (0,67 persen).

Indeks harga konsumen di level pedagang eceran di Provinsi Kalimantan Tengah, dikompilasi berdasarkan gabungan dua kota rujukan yakni Palangka Raya dan Sampit.

Selama Februari 2021, terjadi inflasi sebesar 0,21 persen atau mengalami kenaikan indeks harga dari 105,30 (Januari 2021) menjadi 105,52 (Februari 2021).

PERKEMBANGAN INFLASI KALTENG FEBRUARI 2021 3

Inflasi ini dipengaruhi oleh peningkatan indeks harga pada kelompok rekreasi olahraga dan budaya (0,63 persen), kelompok makanan, minuman dan tembakau (0,57 persen), serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,35 persen).

Inflasi tahun kalender (0,29 persen) disebabkan oleh peningkatan indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau (1,14 persen), kelompok rekreasi, olahraga dan budaya (0,87 persen), serta kelompok pakaian dan alas kaki (0,66 persen). Laju inflasi tahun ke tahun (0,67
persen) secara umum dipicu oleh kenaikan indeks harga kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (6,70 persen).

Demikian berita resmi statistik bulan Maret tentang Inflasi/Deflasi harga kebutuhan selama bulan Februari 2021, yang disampaikan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Eko Marsoro, secara daring, Senin (1/3) siang. (CPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *