DP3APPKB HIMBAU MASYARAKAT CEGAH PERNIKAHAN DINI

oleh -6 views

KUALA KAPUAS, 25/2/19 (Dayak News). Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Kapuas menghimbau masyarakat untuk mencegah pernikahan Dini. Hal ini karena pernikahan dini berdampak sangat negatif, dan mempunyai resiko yang besar. Dimana diantaranya pernikahan dini rentan terhadap perceraian, kekerasan, sebab tanggungjawab untuk berumah tangga terbilang belum siap secara psikis maupun mental.

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala (DP3APPKB) Kabupaten Kapuas, Apendi melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan, Sugiyanto, Senin (25/2/19). Untuk itu katanya, pihaknya kini terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan pernikahan dini tersebut.

” Dampak negatif pernikahan dini rentan terhadap resiko kematian bagi perempuan ketika sedang melahirkan dan juga perceraian, serta berdampak pada keluarga kecil yang tidak bahagia, yang biasanya juga berimbas pada kekerasan di dalam rumah tangga, karena terbilang belum siap secara psikis maupun mental, ” kata Sugiyanto.

Dia juga menuturkan bahwa usia perkawinan yang ideal adalah untuk wanita sendiri usia dari pernikahan adalah 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. Dibeberkannya Kalimantan Tengah sendiri masuk ke dalam kategori pernikahan dini yang terbanyak setelah Kalimantan Selatan.

Selain itu lanjutnya, pernikahan dini juga dapat membuat pendidikan terhambat dari yang seharusnya wajib menyelesaikan pendidikan 12 tahun menjadi tidak terselesaikan. Menurutnya, selain ketidaksiapan dalam membina rumah tangga juga akan berdampak pada kesehatan, karena usia rahim atau kandungan yang belum optimal.

Ditambahkannya, oleh karena itu orang tua, guru di sekolah serta dinas terkait dan aparat berwajib, sangat berperan aktif di tengah-tengah masyarakat memberikan pemahaman tersebut untuk cegah terjadinya pernikahan dini.

“Untuk itu kami bersama isntansi terkait akan terus mengawal serta melakukan sosialisasi kepada seluruh warga setiap desa guna mencegah semakin banyaknya pemuda pemudi yang menikah diusia muda, serta mencegah juga kekerasan terhadap wanita dan anak yang timbul dari pernikahan usia dini tersebut,” tutupnya.(Dayak News/ND/BBU).

BACA JUGA :  KAPUAS IKUTI LOMBA HATINYA PKK DAN LOMBA PEMERIKSAAN IVA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *