Pemuda Ditangkap karena Penggelapan Sepeda Motor, Modusnya Menyamar sebagai Korban Pencurian

oleh -
oleh
Pemuda Ditangkap karena Penggelapan Sepeda Motor, Modusnya Menyamar sebagai Korban Pencurian 1
Dilaporkan atas kasus penggelapan sebuah sepeda motor seorang pemuda dengan inisial MA (23) ditangkap aparat kepolisian Satreskrim Polres Kapuas dan Polsek Selat, pada, Minggu, (18/2/2024) malam sekira jam 23.00 Wib.

Kuala Kapuas (Dayak News) – Seorang pemuda berinisial MA (23 tahun) berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian Satreskrim Polres Kapuas dan Polsek Selat pada Minggu malam, tanggal 18 Februari 2024, sekitar pukul 23.00 WIB. MA, yang berasal dari Alai Simpang Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, diamankan saat berada di sebuah feri kecil penyebrangan di Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat.

Penangkapan ini terkait dengan kasus penggelapan sepeda motor yang dilaporkan oleh Monika (23 tahun), seorang wanita warga Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas. Monika mengalami kerugian sebesar Rp. 6,7 juta karena sepeda motor miliknya, yang dipinjam oleh MA, digelapkan oleh pelaku.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Pasek Muliadnyana, yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Iyudi Hartanto, menjelaskan bahwa modus operandi dalam kasus ini adalah MA meminjam motor korban dan memberitahunya bahwa motor tersebut telah dicuri oleh orang lain. Namun kenyataannya, motor tersebut digelapkan dan dijual oleh MA.

Kronologi kejadian bermula pada hari Rabu, tanggal 20 Desember 2023. Pada saat itu, sekitar pukul 14.00 WIB, Monika menghubungi MA untuk meminta kembali sepeda motor yang sebelumnya dipinjam oleh MA. Namun, MA berdalih bahwa motor tersebut telah hilang diambil oleh orang di suatu tempat tertentu.

“Jadi saat itu pelapor percaya omongan pelaku dan kemudian melaporkan ke Pihak Leasing OTO Finance Kapuas karena unit motor itu masih dalam tahap pembiayaan leasing,” papar AKP Iyudi.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ternyata motor milik korban tidak hilang, melainkan dijual oleh MA sendiri. Atas perbuatannya, MA dijerat dengan Tindak Pidana Pengelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHPidana.

BACA JUGA :  KADIS KOMINFO KAPUAS BAYAR ZAKAT KE BAZNAS

Barang bukti yang diamankan termasuk 1 lembar surat pajak kendaraan bermotor dan 1 lembar STNK kendaraan bermotor. Sementara itu, sepeda motor tersebut telah dijual oleh pelaku di wilayah Martapura, Kalsel, dan saat ini sedang dalam proses pengambilan oleh pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa MA sebelumnya juga telah melakukan penggelapan kendaraan milik orang tuanya sendiri dengan cara membuat laporan pencurian kendaraan bermotor. Ini menunjukkan pola perilaku yang sama dalam melakukan tindak kejahatan. (Rob/ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.