Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi Resmi Membuka Rakerda PPNI Kabupaten Kapuas

oleh -
oleh
Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi Resmi Membuka Rakerda PPNI Kabupaten Kapuas 3
Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Erlin Hardi, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas.

Kuala Kapuas (Dayak News) –  Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Erlin Hardi, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas. Senin (10/6/2024).

Kegiatan ini bertempat di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas dengan tema “PPNI Jaya, Kapuas Barigas Perawat Sejahtera.” Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dr. Tonun Irawati Pandjaitan, Direktur RSUD Kapuas dr. Agus Waluyo, Ketua PPNI Kapuas Elvina, serta ratusan perawat se-Kabupaten Kapuas.

Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi Resmi Membuka Rakerda PPNI Kabupaten Kapuas 4

Dalam sambutannya, Erlin Hardi menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada tenaga perawat di Kabupaten Kapuas atas dedikasi mereka. Ia menekankan bahwa kesejahteraan tenaga perawat merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Dalam mencapai kesejahteraan para perawat harus disertai peningkatan kinerja. Jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita meningkat, maka Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) juga meningkat, semua ada korelasinya,” ujar Erlin Hardi.

Pj Bupati Kapuas berharap bahwa melalui Rakerda ini, berbagai kendala terkait pelayanan kesehatan terbaik dari sisi keperawatan dapat diidentifikasi dan dirumuskan solusinya. “Melalui Rakerda ini bisa membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan keperawatan, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita,” katanya kepada awak media.

Erlin Hardi juga menambahkan pentingnya sinergitas dalam pelayanan masyarakat dan penyiapan sarana serta prasarana kesehatan. “Pemerintah daerah akan selalu memperhatikan bagaimana perawat yang ada di Kapuas. Tentunya kinerja dari perawat agar juga terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PPNI Kabupaten Kapuas, Elvina, mengungkapkan bahwa masih ada tenaga kontrak yang belum diangkat menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain itu, terdapat tenaga sukarela yang bertugas di wilayah hulu. Rakerda ini dilaksanakan untuk mencari solusi atas permasalahan-permasalahan tersebut.

BACA JUGA :  Rangkaian Pertemuan KKG PJOK Kapuas: Pj Bupati Dorong Kolaborasi Guru dalam Peningkatan Pendidikan

Elvina juga menyoroti tentang Undang-Undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan, yang mewajibkan tenaga perawat memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). “Untuk mencapai standar profesi itu harus mencapai 50 Satuan Kredit Profesi (SKP), dengan cara mengikuti pelatihan webinar melalui virtual zoom meeting. Sementara mereka yang berada di daerah terpencil terkendala akses internet, maka itu perlu dicari solusinya,” jelas Elvina.

Diketahui, jumlah tenaga perawat di Kabupaten Kapuas mencapai 1.238 orang yang tersebar di 17 kecamatan. Kegiatan Rakerda ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja perawat di Kabupaten Kapuas demi pelayanan kesehatan yang lebih baik. (Rob/Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.