Bupati Katingan MoU BPJS Ketenagakerjaan, Minta Layanan Kesehatan Jangan Hanya Layani Orang Kaya

oleh -
oleh
Bupati Katingan MoU BPJS Ketenagakerjaan, Minta Layanan Kesehatan Jangan Hanya Layani Orang Kaya 1
Bupati Katingan Sakariyas dalam acara menandatangani nota kesepahaman dengan BPJS Ketenaga kerjaan di Aula Bappelitbang Kasongan, Rabu (30/8 2023).

Kasongan (Dayak News) – Ada pernyataan menarik dilontarkan Bupati Katingan Sakariyas dalam sambutan usai menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan di Aula Bappelitbang Kasongan, Rabu (30/8 2023).

Dirinya meminta pelayanan kesehatan ditingkatkan tanpa membedakan status sosial masyarakat. Ia mengaku gerah, karena terkadang pelayanan kesehatan hanya berpihak untuk orang kaya ataupun pejabat. Giliran masyarakat yang hidupnya pas-pasan malah kurang mendapat perhatian yang baik.

“Saya minta kepada semua tenaga kesehatan agar melayani masyarakat tanpa membedakan-bedakan status sosial. Orang kaya dilayani dengan baik, sementara masyarakat yang hidupnya pas-pasan pengobatan asal-asalan,” ujarnya.

Dijelaskannya, bidang kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam program kerja Katingan bermartabat. Untuk itulah dia berharap layanan lebih ditingkatkan lagi terutama untuk masyarakat kurang mampu.

“Setiap tahun Pemerintah Katingan membayar iuran BPJS mencapai 40 Milliar. Itu semua untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Di tempat sama Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan KotawaringinTimur, Yunan Sahada memberi apresiasi atas partisipasi dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Katingan terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenaga kerja. Ia menyebut, pekerja di sektor formal 90 persen terlindungi melalui program BPJS Ketanagakerjaan.

“Untuk pekerja sektor non formal masih di bawah 10 persen. Untuk itulah MoU ini dilaksanakan guna meningkatkan peserta rentan menjadi terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” sebutnya.

Dikatakannya, untuk 2023, BPJS Ketenaga Kerjaan telah membayar klaim sejumlah Rp170 Milliar yang meliputi pekerja dari Kabupaten Katingan, Seruyan dan Kotawaringin Timur.

“Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, usai penandatanganan MoU antara BPJS Ketenagakerjaan Kotawaringin Timur dan Pemkab Katingan dilanjutkan dengan pembayaran klaim kepada salah satu honorer Pemkab Katingan yang meninggal dunia karena sakit. Pembayaran senilai Rp 42 juta langsung diterima ahli waris dari Eric Wibowo. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.