CAMAT KATINGAN KUALA DUKUNG PROGRAM SIMURP, BERHARAP ADA SINERGISITAS

oleh -
CAMAT KATINGAN KUALA DUKUNG PROGRAM SIMURP, BERHARAP ADA SINERGISITAS 1
Camat Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Hariadi Utomo.

Kasongan (Dayak News) – Camat Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Hariadi Utomo menyatakan sangat mendukung program SIMURP (Strategic Irrigation Modernization Urgent Rehabilitation Project) yang dilaksanakan di wilayahnya.

Apalagi Kecamatan Katingan Kuala merupakan lumbung padi Kabupaten Katingan dan sebagian besar penduduk setempat berprofesi sebagai petani. Hal itu dikemukakannya di sela -sela Acara Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Daerah 2024-2026 di Aula Lantai II Gedung Bappelitbang, Kasongan, Selasa (17/1 2023).

Menurut dia, dalam praktiknya SIMURP menghadapi beragam kendala baik teknis maupun non teknis. Kurangnya kesadaran masyarakat turut berpengaruh terhadap keberhasilan program dari Pemerintah Pusat tersebut.

“Keinginan masyarakat, apa yang menjadi program pemerintah bisa mendukung dan mendorong bagi peningkatan produksi pertanian,” ungkapnya.

Namun sejauh ini, ia mengakui pekerjaan Rehabilitasi Saluran Irigasi yang besumber dari dana pinjaman Bank Dunia itu sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi. Sistem pengairan yang sebelumnya kurang baik kini menjadi lancar.

Sangat berbeda dari beberapa tahun yang lalu, terkadang petani mengharapkan air hujan, karena saluran air yang kurang lancar. Adanya jaringan irigasi juga mempermudah petani menjalankan program ektensisifikasi atau perluasan lahan pertanian.

“Jaringan irigasi yang sudah siap, tentunya akan mempermudah oara petani membuka lahan baru,” katanya

Disisi lain, pengerukan yang dilakukan perusahaan PT Indo Teknik Pembangunan Pusat Jakarta itu sangat membantu memperlancar arus transportasi. Dulunya, jika ada warga yang ingin bepergian dari Lokasi pertanian Katingan I dan Katingan II harus menunggu air pasang.

“Setidaknya jalur transportasi masyarakat lancar melalui kerukan karena sudah digali. Kami menyampaikan terima kasih kepada pekerja maupun Balai Wilayah Sungai Kalimantan 2,” tuturnya.

Terkait berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, Hariadi Utomo berharap ada sinergi antara pihaknya dan pelaksana. Dirinya menyatakan siap membuka diri untuk kesuksesan program tersebut.
“Seperti lokasi pekerjaan yang overlap dengan lahan masyarakat, Kami siap mencari solusi,” pungkasnya. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.