DIAMANKAN KADES TUMBANG LITING DAN OKNUM SATPOL PP KABUPATEN KATINGAN

oleh -52 views
DIAMANKAN KADES TUMBANG LITING DAN OKNUM SATPOL PP KABUPATEN KATINGAN 1

Kasongan, 29/9/2020 (Dayak News). Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Katingan melakukan penahanan terhadap dua terdakwa perkara Tindak Pidana Korupsi pada Kegiatan Penimbunan Jalan di Desa Asem Kumbang Kecamatan Kamipang Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) T.A. 2017.

Penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Palangka Raya.Terhitung sejak tanggal 28 September 2020 hingga 17 Oktober 2020.

Dua Terdakwa tersebut masing masing atas nama Didie, S.E. dan Kartiansyah.

“Iya benar, Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Katingan melakukan penahanan rumah tahanan negara terhadap kedua terdakwa selama 20 hari di Rutan Kelas II A Palangka Raya, tentunya Penahanan tersebut telah sesuai dengan Pasal 20 Ayat (2), Pasal 21 dan Pasal 25 KUHAP,” ujar Plt Kepala Kejaksaan Negeri Katingan Yovandi Yazid, SH MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Katingan Erfandy Rusdy Quiliem SH MH kepada Dayak News, Selasa (29/9/2020).

Diungkapkan, Didie, S.E. merupakan Kepala Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan sedangkan Kartiansyah merupakan Pegawai Negeri Sipil atau ASN pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Katingan.

Penahanan terhadap kedua terdakwa merupakan lanjutan atau bagian dari Pengembangan Perkara atas nama Terpidana Kendes Arisanto, mantan ASN Satpol PP Kabupaten Katingan yang telah di vonis terbukti bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi Palangka Raya dan telah dieksekusi oleh Jaksa untuk menjalani Pindana penjara selama 2 tahun 6 bulan di Rutan Kelas II A Palangka Raya, tambahnya.

Dikatakan, dalam kasus ini, Karyiansyah merupakan mantan Pj. Kepala Desa Asem Kumbang Kecamatan Kamipang Kabupaten Katingan tahun 2017. s
Sedangkan Didie, S.E. selaku Pemilik Perusahaan CV. Liting Perkasa yang di gunakan oleh Terpidana Kendes Arisanto dalam Pelaksanaan Pekerjaan Penimbunan Jalan di Desa Asem Kumbang T.A. 2017, modus yang dilakukan adalah secara bersama-sama melakukan Penyimpangan dan Penyalahgunaan Dana yang mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp. 250 juta lebih.

Kasi Pidsus menjelaskan, Dalam kasus ini, Jaksa Penuntut Umum telah berhasil melakukan Penyelamatan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 83,2 juta lebih.

Selain itu berhasil pula meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari Eksekusi Uang Rampasan, Pembayaran Uang Pengganti, Denda dan Biaya Perkara dari Terpidana Kendes Arisanto dengan total sejumlah Rp. 133,3 juta lebih.

Sebelumnya tepidana Kendes Arisanto juga telah terlebih dahulu mengembalikan Kerugian Negara ke Rekening Kas Desa Asem Kumbang sejumlah Rp. 166.800.000.

Di tempat terpisah, Plt Kejari Katingan Yovandi Yazid SH MH mengatakan bahwa proses penegakan hukum yang dilakukan Kejari Katingan khususnya terkait Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, tidak semata-mata hanya melakukan penindakan untuk tujuan memberikan efek jera melainkan mengutamakan Penyelamatan dan Pemulihan Kerugian Negara serta Peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai bentuk Kemanfaatan Praktis Pencegahan dan Penindakan Tindak Pidana Korupsi di Wilayah Hukum Kabupaten Katingan.

Sebelumnya, Penyidik Polres Katingan melimpahkan Perkara Tahap II atas nama Tersangka Kartiansyah dan Didie, S.E. beserta barang bukti ke Kejari Katingan, Senin siang (28/9/2020).

Pelimpahan para tersangka dan barang bukti tersebut dilakukan setelah JPU pada Kejari Katingan menyatakan perkara yang diajukan secara terpisah tersebut itu Lengkap atau P-21 pada Selasa (8/9/2020).

Diketahui bahwa dalam kasus ini, para terdakwa di sangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor : 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke- 1 KUHPidana, dengan ancaman Pidana Penjara Seumur Hidup dan atau maksimal 20 (dua puluh) tahun penjara.(Dan/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *