KALAPAS KELAS 2A KASONGAN TAK BANYAK BERI KOMENTAR TENTANG HANDPHONE DIDALAM SEL

oleh -1.025 views
KALAPAS KELAS 2A KASONGAN TAK BANYAK BERI KOMENTAR TENTANG HANDPHONE DIDALAM SEL 1

Kasongan, 30/1/2020 (DAYAK NEWS). Banyaknya temuan Timsus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng berupa Telepon Selular atau Handphone yang beredar didalam sel warga binaan menjadi sorotan berbagai pihak.

Dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Pasal 4 Huruf J Permenkumham 6/2013 berbunyi setiap narapidana atau tahanan dilarang memiliki, membawa dan / atau menggunakan alat elektronik, seperti laptop atau komputer, kamera, alat perekam, telepon genggam, pager, dan sejenisnya.

Kepala Lembaga Permasyarakatan Narkotika Kelas 2A Kasongan, Ahmad Hardi usai Press Release dan pengungkapan temuan Direktorat Reserse Narkoba saat melakukan Pengembangan terhadap Terpidana yang mengatur dan menjalankan bisnis edar barang haram narkoba dari balik sel lapas menggunakan Handphone, Minggu (29/11) Malam mengaku kecolongan dan lalai karena adanya benda-benda seperti Handphone yang tidak dibenarkan berada bersama terpidana yang sedang menjalani masa hukumannya.

“Ini kesekian kalinya mas kita kecolongan, saya juga kaget ada ditemukan beberapa handphone yang seharusnya tidak diperbolehkan berada bersama terpidana yang sedang menjalani masa hukumannya.” tutur Hardi.

Disinggung adanya keterlibatan pihak dalam yakni oknum sipir lapas yang dengan gampang memberikan izin terhadap oara terpidana menggunakan handphone didalam sel tahanan secara bebas, Hardi belum bisa berkomentar banyak dan hanya diam.

“Nanti kita akan coba benahi sistem kita didalam, untuk adanya keterlibatan anggota sipir kita, nanti akan diserahkan kepada intern kita untuk menindaklanjutinya.”

Sementara itu, Dengan adanya temuan handphone yang beredar didalam sel Tahanan menjadi momok hingga saat ini masih lemahnya Penerapan Sistem dan Peraturan dilembaga permasyarakatan hingga permainan dari Oknum nakal sipir yang memanfaatkan keadaan didalam lapas untuk menjadikan sarana handphone Ilegal menjadi sebuah bisnis pribadi yang menguntungkan oknum nakal tersebut. (AJn/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *